Obat Darah Tinggi Mempunyai Risiko Lebih Fatal

shares

Obat-obatan. Telegraph
SAUNG99 - Bagi Anda yang mempunyai tekanan darah tinggi, obat-obatan merupakan salah satu cara cepat untuk menurunkan tekanan. Terutama mereka yang telah berusia cukup tua, obat selalu menjadi rujukan bila telah berobat ke dokter.

Namun hal itu justru bisa berakibat fatal, karena bisa berujung kematian. Di seluruh dunia sendiri, sekitar 5 juta orang menggunakan obat penurun tekanan darah. Dan 40 persen di antaranya berakhir dengan kematian.

Hal ini tentu menjadi pertanyaan tersendiri, benarkah obat penurun tekanan darah bermanfaat dan efektif? Obat-obatan tersebut biasanya mempunyai efek samping seperti pusing, kelelahan berlebihan, dan penglihatan kabur.

"Pasien yang lebih tua dan dokter perlu mempertimbangkan bahaya serta manfaat obat yang dikonsumsi, terutama mereka yang mempunyai risiko lebih besar dari pada mendapatkan manfaatnya," ucap Profesor Mary Tinetti dari Sekolah farmasi di Yale.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan kepada sekitar 5.000 penderita tekanan darah tinggi, di mana 31 persennya menggunakan dosis tinggi memperlihatkan, 111 orang telah meninggal.

Hal ini kian menegaskan, jika obat darah tinggi berhubungan dengan tingkat kematian yang kian besar. Dokter dan pasien kini harus cerdas untuk menggunakan obat penurun tekanan darah tinggi.

Alangkah baiknya kita yang masih muda untuk mencegah, dengan mengonsumsi makanan yang seimbang dan sehat.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment