10 Fakta Unik Burung Kakapo dari Selandia Baru

shares

Burung Kakapo dari Selandia Baru.
SAUNG99 - Burung Kakapo (Strigops habroptilus) adalah keluarga beo yang tidak biasa, dan hanya bisa ditemukan di Selandia Baru. Burung tersebut tampak seperti burung hantu, namun tidak memiliki bulu yang halus.

Bukan hanya itu saja, Kakapo tidak bisa terbang layaknya burung, tapi burung ini lebih senang berjalan di atas tanah. Ada beberapa fakta menarik tentang burung yang hanya hidup di Selandia Baru ini, seperti apakah itu?

Berikut 10 fakta unik burung Kakapo yang kami kutip dari Wired:

1. Satu-satunya burung keluarga beo yang tidak bisa terbang, sayap mereka pendek sehingga tidak bisa mengepakkan sayap dan mempunyai keseimbangan.

2. Kaki Kakapo sangat kuat, sehingga mereka dijuluki pendaki dan pejalan yang baik, khususnya dalam keluarga burung. Mereka juga bisa memanjat dengan bantuan sayapnya.

3. Saat terkejut burung ini akan membeku, atau terbujur kaku. Ini merupakan salah satu pertahanan mereka terhadap predator.

4. Aktif di malam hari dan saat siang hari mereka lebih sering istirahat, tidak seperti burung pada umumnya.

5. Memiliki bau yang harum. Bau tersebut digunakannya untuk menemukan pasangan, namun bau itu juga bisa mengundang predator.

6. Kakapo sangat ramah, sehingga banyak dijadikan hewan peliharaan. Bahkan ia lebih jinak dari pada anjing, walaupun burung tersebut baru menemukan orang yang tidak dikenal sekalipun.

7. Terancam punah. Pemerintah Selandia Baru kini tengah melakukan konservasi Kakapo di pulau yang tidak ada predatornya, guna mengembalikan populasinya.

8. Paling lama hidup, burung ini mampu hidup sampai berumur 90 tahun, dan menginjak kesuburan untuk berkembang biak pada jantan saat berumur empat tahun, dan betina enam tahun.

9. Kakapo adalah burung yang sangat kuat. Burung ini mampu menyimpan energi dalam bentuk lemak tubuh.

10. Mereka bernyanyi dan berdansa saat musim kawin. Sang pejantan mampu berjalan hingga 4 kilometer, untuk mencari dan bersaing guna diperhatikan betina.

Sumber: Wired

Related Posts

0 comments:

Post a Comment