Cara Bertahan Hidup Orang Siberia di Suhu Ekstrem

shares

Suku Chukchi di Siberia.
SAUNG99 - Hidup di daerah dingin bukan perkara yang mudah, terlebih jika sepanjang tahun di selimuti oleh salju. Tapi bagi orang-orang suku Chukchi, Dolgan, E'ven, Khanty, Komi, Nenets, dan Nganasan, hidup didinginnya es, merupakan keseharian yang harus mereka jalani.


Mereka merupakan suku-suku yang hidup di daerah Siberia. Wilayah luas ini terletak di Rusia, dan sebelah utara Kazakhstan, meliputi hampir se;luruh wilayah Asia Utara. Dan perbukitannya hingga perbatasan Mongolia dan China.


Membersihkan atap rumah dari tumpukan salju.
Hidup di sini sangat tergantung terhadap cuaca, begitu pula dengan cara berburu mereka. Setiap bulan November, mereka akan pergi ke sebuah danau yang beku, untuk mencari ikan. Dan biasanya dilakukan oleh kepa keluarga.

Bukan waktu yang sebentar untuk menangkap ikan, setidaknya mereka harus meninggalkan keluarga mereka hingga dua bulan lamanya, untuk mencari ikan yang banyak.

Anak-anak dengan peliharaannya.
Mereka juga mempunyai binatang peluharaan, dan rusa menjadi pilihannya. Selain tahan terhadap cuaca dingin, rusa-rusa ini mampu berkembang biak secara baik didinginnya suhu, yang terkadang bisa menncapai -51 derajat celcius.

Pemukiman warga suku Chukchi
Untuk menjaga tubuh tetap hangat, mereka memilih kulit rusa. Karena bahan ini sangat tahan untuk menahan dinginnya suhu. Bayi-bayi yang sudah  terlahirpun mereka balut dengan kulit rusa, agar tetap hangat.

Sangat sedikit pilihan bagi mereka untuk menjalani hidup. Tapi mereka senang dengan apa yang mereka miliki saat ini, walau[un harus hidup dengan salju dan dingin yang menyengat.

Sumber

Related Posts

0 comments:

Post a Comment