Begini Pertarungan Ular Raksasa dan Buaya Monster 60 Juta Tahun Lalu

Ilustrasi pertarungan buaya dan ular kuno
Ilustrasi pertarungan buaya dan ular kuno.
Peneliti menemukan fosil buaya kuno sepanjang 5 meter, yang sedang bertarung dengan ular sepanjang 20 meter di hutan hujan tertua yang dikenal dunia. Ini merupakan penemuan yang luar biasa, bagaimana mereka beradaptasi.

Spesies ular yang sama dengan Titanoboa ini, hidup sekitar 60 juta tahun lalu, sedang bertarung dengan buaya yang  masih menjadi keluarga dyrosaurids, yang sekarang diberi nama spesies Anthracosuchus balrogus.


Untuk menemukan kedua fosil ini, peneliti harus kerja ekstra keras. Fosil ini digali di lapisan batuan, tepatnya di tambang batu bara di Kolumbia utara. Demikian juga untuk spesies buaya, yang membuka keragaman jenis buaya tropis. Hal ini juga mengungkapkan, bagaimana buaya dapat beradaptasi dengan lingkungan tropis.

"Semua orang berpikir, jika buaya merupakan fosil hidup yang tidak berubah sejak 250 juta tahun terakhir. Tapi fosil ini menceritakan hal yang berbeda, ucap Hastings, seorang peneliti di Universitas Martin Luther.

Diperkirakan, mereka berasal dari daratan Afrika, yang berenang melintasi Samudera Atlantik ke Amerika Selatan, sekitar 75 juta tahun yang lalu. Dan entah baaimana, mereka bisa bertahan dari kepunahan yang menyapu dinosaurus.

Spesies baru dalam keluarga dyrosaurids ini, hidup berdampingan dengan Titanoboa sepanjang 20 meter. Seperti yang digambarkan dalam film dokumenter Smithsonian Channel tentang 'monster snake.'

 Kehidupan makhluk purba buaya monster dan ular terbesar di dunia.
Kehidupan makhluk purba buaya monster dan ular terbesar di dunia.
Para ilmuwan menugaskan nama spesies, Anthracosuchus balrogus, dalam sebuah penelitian yang muncul di jurnal Historical Biology.

Spesies baru ini membuka jendela, tentang keragaman crocodyliform tropis, yang dapat membantu para ilmuwan lebih memahami bagaimana buaya hidup dan beradaptasi dengan lingkungan yang berubah saat ini, dijelaskan oleh peneliti utama Alex Hastings, di Martin Luther Universität Halle-Wittenberg.

"Dengan cepat menjadi jelas bahwa keempat spesimen fosil tidak seperti spesies dyrosaur yang pernah ditemukan. Tapi apa yang kami temukan dalam catatan fosil menceritakan kisah yang sangat berbeda," kata Hastings.

Jonathan Bloch, co-author dan Florida Museum mengasosiasikan kurator paleontologi vertebrata, mengatakan para peneliti terkejut ketika mereka pertama kali melihat spesies baru.

"Ini adalah binatang buas yang sama sekali berbeda dari yang kita lihat saat ini," kata Bloch.

Hewan ini adalah spesies baru ketiga dari buaya kuno, yang ditarik dari Cerrejon. Salah satu tambang batu bara terbuka terbesar di dunia.

Berasal di Afrika, para dyrosaurids berenang melintasi Samudera Atlantik ke Amerika Selatan sekitar 75 juta tahun yang lalu.

"Kelompok ini menawarkan petunjuk tentang bagaimana hewan bisa bertahan hidup kepunahan dan bencana lainnya," kata Hastings.

The crocodyliforms yang hidup di ekosistem Cerrejon selama Paleocene, ketika suhu lebih tinggi, berkembang dan tumbuh menjadi ukuran yang sangat besar.

Dyrosaurids umumnya penghuni laut, tetapi spesies baru hidup di sungai air tawar, makan kura-kura dan ikan dan akan tinggal di dekat ular terbesar di dunia, Titanoboa.

Namun, ular raksasa itu akan menjadi ancaman yang tangguh bagi A. balrogus dengan cengkeraman luar biasa dari lilitan yang keras.

Baca Juga: Geger Penemuan Ular Piton Raksasa Di Dalam Batang Pohon

"Setiap sesekali, ada kemungkinan pertemuan antara Anthracosuchus dan Titanoboa. Titanoboa adalah predator terbesar di sekitar dan akan mencoba memakan apa pun yang bisa masuk ke mulutnya," kata Bloch.

Sumber
Loading...

12 Responses to "Begini Pertarungan Ular Raksasa dan Buaya Monster 60 Juta Tahun Lalu"

  1. woww... kerenn..
    visit back
    http://www.istanamadumurni.web.id/

    ReplyDelete
  2. Sayang ga ada foto fosilnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari sumber aslinye juga kaga ada gan

      Delete
  3. Infonya kurang meyakinkan, ngga tau yang nemuin fosilnya siapa? Diteliti dimana? Foto fosilnya juga ngga ada :G

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek sumbernya gan, ga rugi kan, dari apda bilng ga asli.

      Delete
  4. Berita kacau ga jelas di posting....,,,!!!!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. kacaunya dari mananya nih? Udah cek sumber infonya? Dari Daily Mail loh, media online terkemuka di Inggris sono.

      Delete
  5. Info menarik, kunjungi juga panduan tour dan hotel di Bali : www.tourhotelbali.com

    ReplyDelete
  6. "Terungkap Pertarungan Ular dan Buaya 60 Juta Tahun Lalu"
    Judule ceritanya ni 2 binatang lagi sama2 laperrr.. Gan, cuma karna kekenyangan .. Mati dehh

    ReplyDelete
  7. kalo kata anak2 milenia bilang 'no pict hoax'

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel