Seorang Ibu Rantai Anaknya Agar Tidak Bisa Bermain

shares

Anak dirantai ibunya.
SAUNG99 - Dunia anak adalah dunia di mana mereka senang dengan permainan, baik itu yang permainan tradisional maupun modern saat ini. Anak-anak dan permainan memang tidak bisa dipisahkan, karena dengan bermain mereka tumbuh dan berkembang.

Tetapi yang terjadi pada ibu satu ini sungguh berbeda, ia merantai anaknya yang berumur sembilan tahun supaya tidak bisa bermain sepeda, setelah ia berjanji kepada polisi agar anakya dididik dengan baik-baik.

Saat itu ibunya, Li Teng dipanggil oleh polisi setempat di kota Zhuhai di selatan Tiongkok, provinsi Guangdong untuk mengambil anaknya Li Shai, yang melarikan diri. Pihak kepolisian menemukan Li Shao sehari sebelumnya sedang berada di jalanan, dan untuk menyelamatkan anak tersebut, polisi mengamankannya.

Saat mengambil anaknya di kantor polisi, Li Shao tidak ingin pergi dengan ibunya, karena ia kerap diperlakukan tidak baik. Namun sesaat setelah pergi dari kantor polisi, anaknya langsung dirantai, supaya tidak bisa kemana-mana, dan menurut kepadanya.

Li Teng berkilah jika perlakuan tersebut agar anaknya tidak bisa kabur lagi dari pengawasannya.

Pihak kepolisian yang berada tidak jauh dari sana tidak bisa berbuat lebih jauh lagi, dan hanya melihat Shao dirantai oleh ibunya untuk pulang ke rumahnya. Sungguh pemandangan yang miris sekali.

Li Teng sendri merupakan orangtua single, yang harus memenuhi kebutuhan dirinya dan anaknya, ia kerap meninggalkan anaknya untuk mencari nafkah.

"Saya kebingungan mendidiknya, ia kerap kabur dari rumah dan tidak mau menurut. Inilah sebabnya saya merantai anak saya, agar ia tidak bisa pergi jauh dari saya, saya tidak mau ia terbunuh oleh kecelakaan di jalanan," ucap Li Teng.

Otoritas anak-anak setempat, dan pekerja sosial setempat mau akhirnya mau membantu Li Teng untuk membesarkan anaknya.

via Daily Mail
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment