Apa yang Terjadi Ketika Anda Meninggal?

shares

Ilustrasi kematian.
SAUNG99 - Hanya ada sekelompok kecil orang yang benar-benar tahu, apa yang terjadi ketika Anda meninggal. Namun ilmuwan ingin mengetahui dan menjelaskan, apa yang terjadi ketika seseorang meninggal.

Kematian, seperti kehidupan, adalah sebuah proses. Tahap pertama dari proses ini dikenal sebagai kematian klinis. Ini berlangsung selama empat hingga enam menit, dimulai ketika seseorang berhenti bernapas dan jantung berhenti memompa darah.

Selama itu, mungkin ada cukup oksigen dalam otak, yang akan menghindari dari terjadi kerusakan otak permanen. Organ lain, seperti ginjal dan mata, juga tetap hidup sepanjang kematian klinis.

Pada tahap kedua mati, yang dikenal sebagai kematian biologis, sel-sel tubuh mulai merosot, dan organ tubuh--termasuk otak--mulai mati. Dokter kadang-kadang dapat menunda kematian biologis dengan menginduksi dalam keadaan hipotermia--pendinginan tubuh di bawah temperatur normal. Metode ini dapat menghentikan degenerasi sel-sel tubuh, dan telah digunakan untuk menghidupkan kembali pasien dengan penyakit jantung.

Tahap kematian ini cukup dipahami dengan baik, tapi apa yang sulit dipahami adalah apa yang terjadi pada seseorang, setelah ia dinyatakan meninggal secara klinis dan biologis. Untuk mendapatkan beberapa wawasan tentang misteri ini, para peneliti beralih ke studi pengalaman menjelang kematian (NDE).

Menurut Out-Of-Body Experience Research Center di Los Angeles, lebih dari 8 juta orang Amerika telah melaporkan kasus NDE, yang terjadi ketika seseorang telah dinyatakan meninggal, secara klinis.

Banyak orang yang memiliki pengalaman menjelang kematian melaporkan sensasi yang sama, mereka merasa seolah-olah mengambang di luar tubuh, bergerak cepat melalui sebuah terowongan menuju cahaya atau melihat almarhum orang terkasih.

Para peneliti terus mempelajari NDE dalam upaya untuk memahami proses biologi dan neurologis, yang mungkin berada di balik peristiwa tersebut. Beberapa studi menyatakan bahwa NDE hanya bentuk lain dari mimpi, sementara yang lain menghubungkan pengalaman ini sebagai bentuk kekurangan oksigen di otak. (Livescience)

Related Posts

1 comments

  1. Itu susah dibayangkan. Kematian hanya Yang Maha Kuasa yang mengetahui kapan dan di mana.

    ReplyDelete