Ratusan Orang Mengubur Kepalanya di Pantai Australia

shares

Pengunjuk rasa di Australia.
SAUNG99 - Kita semua merasakan akibat dari pemanasan global secara langsung. Iklim dan cuaca jadi tidak menentu, panas yang berkepanjangan dan hujan yang turun cepat dan besar, mengakibatkan bencana kemanusiaan.

Tidak banyak yang tahu, jika pemenasan global ini disumbang oleh negara-negara maju. Di mana banyak sekali industri yang menggunakan bahan bakar fosil, demi perkambangan dan mempertahankan ekonominya. Lalu siapa yang harus bertanggung jawab?

Hal ini seharusnya menjadi keprihatinan para pemimpin negara di seluruh dunia, terutama negara-negara yang banyak mengeluarkan emisi gas, seperti Tiongkok, Amerika, dan Australia. Tapi nyatanya tidak demikian, mereka malah tidak membatasi penggunaan bahan bakar fosil.

Untuk itu, salah satu caranya dalah dengan berunjuk rasa, seperti yang dilakukan oleh 400 pengunjuk rasa di pantai Bondi, Australia, yang mengejek kepada para pemimpin negara yang enggan untuk membahas perubahan iklom dalam Agenda KTT G20 yang diadakan akhir pekan ini di Australia.

Perdana Menteri Tony Abbott yang menyatakan perubahan iklim tidak terasa, sangat menyakitkan para pengunjuk rasa. Abbott menyatakan jika perubahan iklim hanya "omong kosong." Sehingga ia mencabut pajak atas emisi gas rumah kaca pada bulan Juli tahun ini.

Justin Field, 36, seorang mantan perwira intelijen militer yang sedang duduk di kursi parlemen, yang berasal dari Partai Green, mengatakan jika Australia harus bertindak, untuk mengatasi perubahan iklim yang kian mengkhawatirkan, dan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. (Guardian)

Related Posts

0 comments:

Post a Comment