Sembunyikan Ponsel, Murid Ini Dihukum Cambuk Gurunya

shares

Guru ketahuan mencambuk muridnya.
SAUNG99 - Guru seharusnya menjadi panutan bagi muridnya, apapun situasinya. Karena perilaku guru mencerminkan apa yang diajarkannya kepada anak didiknya, jangan sampai guru memberikan perbuatan yang buruk.

Begitu juga siswa, jangan sampai melakukan hal-hal yang dilarang oleh peraturan sekolah, seperti membawa ponsel, ke dalam ruangan atau membawa barang-barang lainnya yang memang sudah ada di dalam peraturan. Jika tidak akan mendapatkan hukumannya.

Seperti yang dilakukan guru di Peru, yang melepaskan ikat pinggangnya dan mencambuk muridnya yang ketahuan membawa ponsel ke dalam kelas. Kejadian ini juga di filmkan oleh murid lainnya, yang memperlihatkan guru tersebut mencambuk siswa tersebut beberapa kali.

Ketika ada orangtua yang tahu apa yang dilakukan gurunya tersebut, mereka pun melayangka protes. Dan para orangtua meminta guru tersebut dikeluarkan dari sekolah di mana anak-anaknya belajar.

Namun kepala sekolah Honorio Delgado Espinoza, menolak untuk memecatnya sampai diadakan penyelidikan lebih lanjut lagi, dan memastikan jika video tersebut bukan ilustrasi atau buatan.

"Kami akan menginvestigasi guru dan murid yang terlibat di dalam video tersebut. Guru tersebut akan dinonaktifkan dari kegiatan mengajar, sampai investigasi selesai dilakukan," ucap Chambi, kepala sekolah Honorio Delgado Espinoza. (Mirror)

Related Posts

1 comments

  1. Guru kalau sudah sampai marah besar itu, biasanya karena muridnya sudah kurang ajar.
    Jadi inget dulu saat di MTS saya juga pernah dipukul guru saya pakai kayu, emang salah saya sendiri. Tapi itu akhirnya membuat saya sadar akan kesalahan saya dan tak pernah terlupakan. Saya sendiri tak pernah sakit hati atau membenci guru saya itu.

    Kalau murid sudah tidak bisa diberitahu dengan baik-baik secara lisan, sudah ditegur berulang kali masih bandel, masak guru mendiamkan, bukankah itu malah salah. Guru tugasnya kan mendidik.

    sekilas melihat fotonya mungkin keras.. tapi belum tentu alat yang dipakai itu benar-benar membuat sakit parah.

    ReplyDelete