Pernikahan Palsu Terungkap Lewat Aplikasi Penerjemah

shares

Avtar Singh dan pasangannya.
SAUNG99 - Pernikahan merupakan sebuah komitmen, yang harus dijaga. Oleh sebab itu, saat melangsungkan pernikahan kita harus benar-benar tahu siapa pasangan kita, jangan sampai kita mengajak calon pasangan yang asal-asalan.

Namun saat ini, banyak sekali pernikahan yang memang tidak didasari oleh rasa cinta dan sayang. Mereka mempunyai maksud tertentu, sebut saja kawin kontrak yang marak di daerah-daerah tertentu di Indonesia, hanya demi kebutuhan sesaat.

Ada juga pernikahan karena ingin menjadi warga negara tertentu, sehingga menghalalkan pernikahan yang dibayar. Seperti yang banyak terjadi di Benua Eropa, namun pernikahan tersebut tetap ilegal di mata hukum, seperti kedua mempelai Avtar Singh dan pengantin wanita asal Ceko.

Sepasang calon pengantin ini terpaksa harus dibui, karena telah memalsukan pernikahan yang seharusnya menjadi momen yang suci. Hal ini terungkap berkat komunikasi yang dilakukan keduanya, lewat aplikasi penerjemah yang ada di smartphone.

Rupanya, Singh ingin menjadi menjadi warga negara Uni Eropa, maka untuk memuluskan jalannya, ia  menyewa seorang wanita yang berasal dari Eropa Timur tersebut. Namun sayang aksinya tersebut terungkap, dan ia dicokok petugas imigrasi untuk dikembalikan ke negara asalnya.

Namun sebelumnya, pasangan yang telah menipu kantor catatan sipil setempat, harus rela dibui selama 18 bulan, karena bersekongkol melanggar ketentuan imigrasi dan mengatur pernikahan palsu. (Mirror)

Related Posts

0 comments:

Post a Comment