Pohon Ini Dipercaya Sebagai Awal Mula Virus Ebola Muncul

shares

Pohon penyebar Ebola.
SAUNG99 - Perkembangan virus Ebola di Benua Afrika menjadi sorotan dunia tahun 2014. Bukan tanpa sebab, dalam waktu yang cepat, puluhan ribu orang yang terjangkit virus ini meninggal dunia, dan dunia memberikan peringatan agar virus ini tidak menyebar kemana-mana.

Namun beberapa warga negara seperti Amerika, Kanada, dan Inggris sempat diduga terjangkit virus ini, setelah melakukan perjalanan dari negara-negara yang terjangkit virus mematikan tersebut. Lalu dari mana virus ini berasal?

Ilmuwan yang sedang meneliti virus ini percaya, jika sebuah pohon di Afrika Barat menjadi awal mula virus ini menyebar, tapi bagaimana bisa sebuah pohon menjadi penyebabnya? Dan siapa yang pertama kali terjangkit virus ini?

Ternyata pohon tersebut menjadi sarang kelelawar tinggal, di mana di bawahnya terdapat banyak sekali kotoran kelelawar. Dan berdasarkan runutan kejadian, seorang bocah berumur dua tahun, menjadi yang pertama terinfeksi Ebola.

Bocah perempuan yang berasal dari Meliandou, Ghana menjadi manusia pertama yang terinfeksi virus ini pada Desember tahun 2013. Sebelum bocah tersebut meninggal karena demam yang tinggi, muntah-muntah dan gejala lain yang mirip Ebola.

Hanya butuh empat hari, sebelum akhirnya virus Ebola merenggut bocah bernama Emile, yang meninggal pada 6 Desember 2013. Dan keluarganya, ibu serta neneknya menyusul di tahun 2014. Dan akhirnya virus ini menyebar ke seluruh negeri.

Dan pada Maret 2014, virus ini dikenal sebagai Ebola, dan mulai menyebar ke Sierra Leone, Liberia, dan Nigeria. Sebelum beberapa orang di Eropa dan Amerika terjangkit virus mematikan tersebut.

Peneliti bernama Dr Fabian Leendertz yang nebekiti eoidemi ini mengatakan: "Kami memonitor populasi mamalia terbesar yang hidup di sekitar manusia tepatnya di Meliandou, dan kami tidak menemukan bukti yang kuat dari virus ini."

Tetapi diyakini, jika kelelawar merupakan awal mula virus ini berkembang. (mail online)
Loading...

Related Posts

2 comments: