Ternyata Begini Warna Sunset di Mars

shares

Matahari terbenam di Mars.
SAUNG99 - Jika di Bumi, sunset yang setiap hari kita rasakan akan berwarna kuning cerah dan indah. Dan banyak yang berburu sunset, terutama wisatawan yang sedang mengunjungi daerah pantai, di mana sunset akan terasa begitu indah.

Demikian juga dengan sunrise, yang sangat indah di daerah pegunungan. Tetapi apakah ada pertanyaan di benak Anda, seperti apa penampakan matahari terbit dan terbenam di planet lain? Terutama di planet Mars.

Mungkin sedikit yang memikirkannya, karena jarak yang harus ditempuh bukan waktu yang singkat. Tetapi jangan takut, kini Anda bisa menikmati bagaimana matahari terbenam di planet merah tersebut, yang diabadikan oleh rover Opportunity.

NASA telah merilis video baru di media sosial, Vine, yang menunjukkan matahari terbenam di arah cakrawala Mars. Video time-lapse sunset tersebut cukup mencengangkan, karena matahari di sana bukan berwarna merah atau kuning, tetapi biru.

Meskipun banyak permukaan Mars berwarna merah tua, tetapi debu tebal menyebabkan matahari terbenam akan berwarna biru, berbeda jika dilihat dari atmosfer bumi.

Namun, Dr John Bridges, seorang ilmuwan planet di University of Leicester yang mempelajari Mars memperingatkan bahwa, kamera pada rover Opportunity tidak dapat menyampaikan gambar yang benar.

"Kami harus sedikit berhati-hati dengan warna yang dihasilkan oleh kamera pada rover ini, karena warna gambar bisa saja palsu. Mengambil gambar seperti ini dapat mengajarkan kita banyak tentang suasana di Mars," ucap Bridges yang kami kutip dari Dailymail.

Sebagian besar debu di troposfer Mars, mempunyai ketebalan sekitar 40 kilometer. Ada banyak upaya untuk mengetahui seberapa tinggi debu awan ini, yang dibangun di Mars.

Para ilmuwan mengatakan sunset di Mars akan memiliki cahaya biru, namun, seperti debu merah di atmosfer menyaring banyak cahaya merah dari matahari.

Saat matahari terlihat rendah di langit, cahayanya harus melakukan perjalanan melalui lapisan bawah atmosfer di mana debu tebal berada.

Di Bumi, atmosfer kita sendiri menyebarkan cahaya biru, menciptakan nuansa merah dan oranye yang menyala di langit, saat matahari perlahan turun.

Planet merah sendiri menerima hanya 40 persen dari cahaya matahari, jika dibandingkan yang kita alami di Bumi, yang berarti langit tampak lebih gelap saat matahari mulai turun ke arah cakrawala.

Namun, senja dapat bertahan terus sampai dua jam setelah matahari telah terbenam--jauh lebih lama daripada di Bumi--sebagai sinar matahari tersebar di sekitar sisinya di malam. Panjang rata-rata hari di Mars adalah sekitar 24 jam 37 menit.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment