Mengerikan, Beton Ini Terbuat dari Ribuan Gigi Manusia

shares

Beton yang terbuat dari gigi. sumber
SAUNG99 - Beton sering digunakan untuk membangun struktur jalan maupun bangunan, yang memang mempunyai konstruksi yang sangat kuat. Biasanya, saat akan membuat beton, bahan-bahan yang digunakan adalah batu kerikil, semen, pasri dan kadar air yang sudah disesuaikan.

Tujuannya tentu membuat hasil beton mampu bertahan lama, dan tahan dari segala cuaca. Namun jika Anda melihat struktur beton yang satu ini mungkin bisa merinding ketakutan. Pasalnya bahan yang gunakan bukan seperti biasa dipakai.

Beton ini terdiri dari bahan berupa gigi manusia, cukup mengerikan bukan. Tetapi kenapa pembuatnya bisa menggunakan gigi sebagai bahan bakunya? Mari kita simak penjelasannya berikut ini.

Di sudut jalan di persimpangan Riverside Drive dan Lexington Avenue di kota Elkhart, di Indiana, Amerika Serikat, berdiri sebuah monumen yang aneh. Sebuah blok beton yang terbuat dari gigi yang tak terhitung jumlahnya.

Dari kejauhan betonan itu terlihat cukup biasa, tetapi melihat lebih dekat ke celah-celah, Anda akan menemukan lusinan gigi-gigi, yang terdiri dari gigi geraham, gigi taring dan gigi seri, beberapa utuh dari akarnya, sementara yang lain rusak, mencuat melalui beton yang terkelupas.

Orang di belakang monumen aneh adalah dokter gigi lokal Dr. Joseph Stamp, yang bekerja selama 60 tahun sebelum kematiannya pada tahun 1978 pada usia 88.

Dr Stamp patah hati ketika anjingnya, bernama Prince meninggal. Alih-alih sebuah plakat normal atau batu nisan, dokter eksentrik ini memilih untuk mempersiapkan blok beton, yang terbuat dari ribuan gigi.

Ternyata, dokter yang baik itu menyimpan semua gigi pasiennya, menjaga mereka di basement kantornya dan menjaganya tetap utuh dengan bahan kimia.

"Dia adalah orang yang sangat pandai. Jika dia punya sesuatu di tangan dan ia membangun sesuatu, ia akan mencoba untuk menemukan cara untuk menggunakannya," kata cucunya, Susan Howard, mengatakan kepada The Elkhart.

Stamp pertama kali memembuat beton dari gigi pada tahun 1940-an. Dia secara berkala memperbesarnya, setiap kali mendapatkan gigi yang tersedia. Dan dengan segera blok beton ini menjadi bagian dari kota. Anak-anak bermain di atasnya, kadang-kadang mencabut gigi dari beton dan menakut-nakuti anak-anak lain. Bahkan di dalamya ada gigi emas.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment