Berteman dengan Orangtua, Remaja Ramai-ramai Tinggalkan Facebook

shares

Remaja mengakses Facebook. Foto
BeritaU - Facebook saat ini masih menjadi media sosial dengan pengguna terbanyak di dunia. Namun tidak seperti tahun-tahun awal berdirinya jejaring sosial ini, kini Facebook pertumbuhan pengguna barunya tidak cukup tinggi.

Hal ini membuat pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, mencari cara agar platformnya tetap menjadi yang teratas. Namun tidak bisa dipungkiri lagi, banyaknya pesaing baru yang muncul, membuat Facebook mulai ditinggalkan.

Jika dulu Facebook didominasi oleh remaja dan orang dewasa dengan rentan umur 16-34 tahun, kini perlahan mulai meninggalkannya. Alasannya cukup sederhana, namun pengguna Facebook mulai terkikis perlahan-lahan.

Orangtua dan Kakek-nenek berusia di atas 55 tahun di Inggris, sekitar 60 persennya kini memiliki Facebook, dan mereka berteman dengan anak-anak dan cucu, untuk berbagai alasan.

Namun ternyata hal tersebut memberikan efek yang berbeda, remaja dan anak-anak mereka ternyata memilih meninggalkan Facebook, dan beralih ke aplikasi jejaring sosial lainnya. Seorang ahli di bidang internet, Lord Jim Knight mengatakan, jika anak-anak telah kehilangan privasinya akibat berteman dengan keluarga mereka.

Dari survey yang dilakukan terhadap 2.000 orang, sekitar 13 persennya memilih beralih ke Twitter, dan 40 persen menggunakan Instagram. Dan lainnya menggunakan aplikasi Snapchat.

Tentunya ini menjadi peringatan dini bagi Facebook, untuk segera memperbarui penampilannya, agar tetap disenangi baik kaum muda maupun dewasa.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment