Selamatkan Tiga Anaknya dari Obesitas, Ayah Coba Jual Ginjal

shares

Keluarga dengan anak tiga terberat di dunia. Foto
BeritaU - Memiliki anak gemuk dan sehat, terkadang menjadi dambaan banyak orangtua. Karena anak akan terlihat lebih lucu, saat memiliki berat badan yang cukup gemuk. Namun orangtua tentu perlu waspada, akan kegemukan yang dialami oleh anak.

Layaknya orang dewasa, kegemukan atau obesitas pada anak sama bahayanya. Anak rentan terhadap berbagai penyakit, dan juga pertumbuhan yang kurang sempurna, apalagi nafsu makan anak yang sulit untuk dibendung.

Seperti keluarga yang satu ini, di mana ketiga anaknya dari empat mengalami obesitas. Bukannya senang dengan hal tersebut, sang ayah sadar betul, jika nyawa anak-anaknya sedang terancam. Ia pun mengambil langkah cukup ekstrem.

Seorang ayah yang termasuk kategori miskin, telah mengungkapkan bahwa ia berencana untuk menjual ginjalnya sendiri, untuk mendanai pengobatan demi menyelamatkan ketiga anaknya dari kegemukan.

Ketiga anak tersebut bernama Yogita Rameshbhai Nandwana, Anisha dan Harsh, termasuk ke dalam anak-anak terberat di dunia. Beratnya masing-masing adalah 34 kilogram, 48 kilogram, dan 15 kilogram. Makanan yang mereka santap dalam seminggu, cukup untuk memberi makan dua keluarga dalam satu bulan.

Sekarang ayah mereka bernama Rameshbhai Nandwana, berasal dari Gurjarat, India, berencana untuk menjual ginjalnya untuk mendapatkan uang yang dibutuhkan untuk melakukan pengobatan kepada spesialis.

"Jika anak-anak saya terus tumbuh sangat cepat, mereka akan memiliki masalah kesehatan utama. Kami takut mereka akan mati," kata Nandwana.

Yogita dan Anisha makan 18 chapati, 1,5 kilogram beras, dua mangkuk kaldu, enam bungkus keripik, lima bungkus biskuit, 12 pisang dan satu liter susu setiap harinya.

Ibu mereka Pragna Ben, hanya menghabiskan sebagian besar hari-harinya untuk membuat makanan anak-anaknya tersebut.

Anak-anaknya kerap kelaparan, dan mereka tidak pernah berhenti untuk makan. Mereka menuntut makanan sepanjang waktu, menangis dan berteriak jika mereka tidak diberi makan.

Pasangan ini juga memiliki satu putri yang lebih tua, Bhavika, berumur enam tahun, yang memiliki berat normal, namun mereka tidak tahu mengapa ketiga anak mereka yang lain bisa tumbuh begitu besar.

Nandwana sendiri hanya mendapatkan uang sekitar Rs 3000 atau Rp700 ribuan per bulan, namun uang tersebut hanya cukup untuk membeli makanan untuk memenuhi selera makan yang besar ketiga anak-anaknya.

Meskipun pendapatan kecil, Nandwana menghabiskan sekitar Rs 10.000 atau Rp2,2 jutaan per bulan untuk membeli makanan. Ia kerap meminjamnya dari saudara-saudaranya atau teman yang dengan sukarela membantunya.

Maka ia pun mencoba mencaritahu kepada dokter, apakah ada masalah yang dialami ketiga anaknya tersebut. Dokter setempat percaya, jika anak-anak ini menderita sindrom Prader-Willi, tetapi tidak tahu bagaimana cara mengobatinya.

Kondisi genetik langka ini menyebabkan berbagai gejala, termasuk kelaparan yang terus menerus, massa otot berkurang, pertumbuhan terbatas dan kesulitan belajar.

Kini sang ayah berharap, mendapatkan sumbangan untuk pengobatan atau ia akanmenjual ginjalnya, sebagai pengobatan bagi anak-anaknya tersebut.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment