Vatikan Buat Pasukan Khusus Atasi Kerasukan

shares

Ilustrasi kerasukan. Foto
BeritaU - Kerasukan atau kesurupan sering menjadi headline di media massa, kala ada sekelompok orang yang terkena kejadian ini. Banyak sekali versi yang mengemukakan bagaimana proses ini terjadi, baik dari segi medis atau non medis.

Di Indonesia sendiri, kerasukan biasanya terjadi pada anak didik, terutama di sekolah. Dan hal ini kerap membingungkan tenaga pengajar, dan bagaimana caranya untuk menenangkan mereka yang sedang kerasukan.

Ternyata, proses kerasukan ini bukan hanya terjadi di kita saja, di luar negeri pun seperti di Eropa, kerasukan kerap menimpa orang-orang. Dan hal ini menyebabkan Vatikan mengambil langkah untuk menangani hal ini, apalagi tenaga ahli masih kurang untuk mengatasinya.

Vatikan melatih dokter, guru dan psikolog, untuk bis amengatasi kerasukan yang terjadi setiap saat. Mereka juga dilatih menggunakan alat-alat yang diperlukan, dalam pengusiran roh-roh jahat ini.

Tujuan utama pelatihan pengusiran roh jahat ini adalah, untuk membedakan keraasukan yang disebabkan oleh setan dari kondisi psikologis atau medis yang dialami.

Pada tahun 2013, Paus Francis pernah melakukan pengusiran setan kepada seorang pemuda yang berada di kursi roda, dan ia meletakkan tangannya ke atas sambil membacakan doa-doa. Dia mengungkapkan, jika setan bukan hanya mitos, angka, ide atau gagasan jahat, tetapi benar-benar nyata adanya.

Kegiatan iblis sendiri meningkat seiring dengan maraknya praktik meramal, sihir, dan hal-hal yang berhubungan dengan dunia gaib lainnya.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment