Cari Pria Tajir, Gadis Ini Bikin Heboh Internet

shares

BeritaU - Mencari pasangan yang benar-benar mencintai kita seutuhnya, memang tidak semudah membalikkan tangan. Janji sewaktu pacaran, bisa saja dipungkiri saat sudah menjadi pasangan suami istri.

Su Jingjing sedang mencari pasangan. Foto
Maka tidak heran, jika saat ini banyak sekali orang yang mencari calon suami atau istri harus rela melakukan serangkaian 'ujian.' Entah itu dari pihak wanita atau pria itu sendiri.

Mereka yakin, jika cara ini bisa meminimalkan putusnya sebuah hubungan yang telah terjalin. Hal itu juga menjadi inspirasi bagi wanita berumur 30 tahun, dalam rangka mencari calon suami yang tajir dan sesuai dengan kriterianya.

Cara ini telah membuat wanita yang berasal dari Hubei ini, menjadi selebriti internet. Ketika ia mengungkapkan kriteria yang ketat, bahwa satu orang yang beruntung menjadi suaminya harus patuh kepadanya.

Su Jingjing yang lahir pada tahun 1985 di sebuah desa di Xishui, Provinsi Hubei. Meninggalkan rumahnya dan menuju ke kota untuk mencari pekerjaan pada usia 18. Dia datang ke Shanghai pada tahun 2008. Sampai saat ini, dia belum pernah terlibat dalam sebuah hubungan.

Ketika wartawan berhasil wawancarainya, dia sedang dalam proses pindah ke tempat baru yang memiliki luas empat meter persegi, yang terletak di utara stasiun Shanghai South Railway. Dia juga sekarang menjalankan bisnis kecil dari tempatnya ini.
Su Jingjing yang berjualan di sekitar rumahnya.
Su mengatakan kepada wartawan bahwa ia mulai merasakan tekanan untuk menikah dari keluarganya, ketika ia berumur 25 tahun. Setiap akhir pekan sejak Agustus lalu, dia pergi ke sebuah taman di Shanghai sambil memegang tulisan, di mana ia menawarkan diri berkenalan dengan pria yang akan menjadi suaminya beserta persyaratannya.

Tulisan ini berisi:

"Saya lahir pada bulan Februari 1985 di provinsi Hubei. Saya memiliki gelar sarjana. Kedua orang tua saya berasal dari desa Bingcun. Tujuan saya dalam hidup adalah mengejar cita-cita. Hobi saya membaca, menulis, mendengarkan musik dan melakukan olahraga. Selain itu, saya bisa menggunakan komputer dan memiliki bisnis sendiri.

Standar untuk pasangan masa depan saya adalah: Dia harus tinggal di pusat kota Shanghai. Ia lahir pada tahun 1980, 1981 atau 1982. Dia tidak memakai kacamata. Dia harus memiliki karakter yang baik. Dia harus di atas 170 sentimeter. Dia harus menjadi satu-satunya anak dari orang sukses atau pegawai negeri sipil."

Su menegaskan bahwa dia tidak akan menurunkan standarnya, ia juga menambahkan bahwa Shanghai adalah kota kosmopolitan, dan harus berisi beberapa orang yang memenuhi syarat yang ia tulis. 

"Saya tidak ingin tinggal di Shanghai lagi, tapi saya ingin mencari seorang pria dengan banyak uang, berkuasa, baik, berpenampilan baik dan dari Shanghai hukou," ungkapnya.

Su menggambarkan kehidupan masa depannya kepada wartawan, ia mengatakan ingin menjadi generasi kedua orang kaya dari banyaknya jutawan di ibukota. Jika ia adalah orang yang sukse dalam berbisnis, maka ia ingin berimigrasi dengannya ke Hong Kong. Kemudian menjalankan bisnis di sana bersama-sama.

Bagaimana menurut Anda, apakah Su Jingjing terlalu berlebihan dalam menetapkan kriteria suaminya? Atau hal itu wajar-wajar saja?
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment