Habiskan Rp4,2 Triliun, Bangunan Ini Jadi Kota Mati

shares

BeritaU - Pembangunan sarana dan prasarana di suatu negara, merupakan bukti atas perkembangan perekonomiannya. Tetapi terkadang sebuah pembangunan seperti perumahan, pertokoan, hingga mal sering mendapatkan kendala dan ketidaksuksesan.

Kota mati Anhui. Foto

Mulai dari penggusuran yang harus dialami masyarakat setempat, hingga kegagalan mendapatkan pengunjung, bisa dialami dalam sebuah pembangunan. Seperti di Tiongkok, yang begitu agresif melakukan pembangunan di berbagai daerahnya.

Namun tidak jarang, jika bangunan-bangunan yang dikembangkan mengalami kegagalan. Salah satunya adalah pembangunan agresif di di kota Anhui, yang bisa terbilang gagal total, setelah menghabiskan dana sebesar 2 miliar RMB atau Rp4,2 triliun. 


Kota mati Anhui.
Proyek yang dimulai sejak tahun 2009 ini, ditujukan untuk membangun apartemen dan perkantoran dan diharapkan menjadi 'kota perdagangan tradisional.'

Namun kini, bangunan yang didrikan di salah satu provinsi termiskin di Tiongkok initerabaikan, dan tanpa ada penghuninya. Kota ini memang bukan satu-satunya, yang mengalami kegagalan dalam pembangunannya.

Beberapa kota yang dibangun secara besar-besaran pun, banyak yang mengalami hal yang serupa.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment