Sadis, Gadis Remaja Dibully hingga Dilucuti Pakaiannya

shares

Gadis remaja dibully. Foto
BeritaU - Usia remaja adalah usia yang sangat rentan, baik bagi pria maupun wanita. Mereka kerap mudah terbawa arus, terutama oleh lingkungannya. Dan orang tua perlu memperhatikan anak remajanya lebih lagi.

Di samping itu, persaingan di antara teman juga kerap membuatnya remaja dibully. Baik oleh individu atau kelompok. Banyak kasus yang berhasil terekam kamera, salah satunya geng wanita yang cukup heboh beberapa lalu, geng nero.

Dan ternyata, banyak sekali geng-geng di kalangan remaja yang saling berebut kekuasaan, pacar, hingga eksistensi diri. Untuk mendapatkannya, bisa menyebabkan orang lain tersakiti dengan kekerasan yang dilakukannya.

Salah satunya rekaman ponsel yang menunjukkan sekelompok gadis sekolah menengah di Jiangxi, menendang dan menampar salah satu teman sekelas mereka, selama hampir lima menit sebelum melucuti pakaiannya dan memaksanya untuk mengambil foto dengan mereka. Kontan saja, rekaman initelah tersebar seperti virus.

Dalam video tersebut, seorang gadis berpakaian kaos hitam dan bercelana denim biru, menangis saat ia dipaksa untuk berlutut di tanah dan bertahan dari kekerasan yang dilakukan teman-teman sekelasnya.

Beberapa gadis bergantian menampar dan menendang korban. Gadis tidak bisa bersembunyi, dan meskipun memohon untuk tidak diulang mereka tidak menghentikannya. Dengan sadisnya mereka terus memukulinya, dan menikmati apa yang mereka lakukan.

Menurut departemen pendidikan di Jiangxi, korban dikenal bermarga Huang, dan baru saja lulus dari Siyuan Middle School di Yongxin County, dan ia merupakan ketua kelas. Gadis yang memulai pemukulan, tampaknya "tidak puas" dengan kepemimpinan Huang di kelas. Dia mengirim pesan Huang pada QQ, dan memintanya untuk bertemu di atap sebuah gedung di dekatnya untuk "menyelesaikan" konflik.

Rekaman tersebut berhasil diidentifikasi dan dilaporkan ke Kantor Polisi Yongxin Town. Guru di sekolah tersebut juga diikutsertakan ke rumah sakit setempat, sebagai saksi saat pemeriksaan luka yang dudapatkan Huang.
Loading...

Related Posts

1 comments