Setiap Segelas Air Mengandung 100% 'Kencing' Dinosaurus?

shares

BeritaU - Air adalah sumber utama kehidupan. Semua mahluk hidup yang pernah tinggal di bumi tidak bisa hidup tanpa air. Sekitar 60-70 persen komposisi tubuh mahluk hidup, terutama manusia terdiri dari air.

Wanita minum air putih. Foto
Maka tidak heran, jika ada yang bisa bertahan tanpa makan dalam beberapa hari bahkan bulan, tetapi tidak bisa hidup tanpa air. Maka air juga disebur sebagai sumber kehidupan.

Penelitian tentang air menunjukkan, jika air yang ada di bumi berasal dari luar angkasa, pada saat bumi terbentuk dan mendingin. Bahkan penelitian lebih ekstrem lagi mengemukakan, jika air yang kita minum saat ini merupakan 'kencing' dinosaurus.

Hal ini berdasarkan video di saluran tentang pengetahuan YouTube, kanal yang dikelola oleh Curious Minds, menjelaskan bahwa jumlah air di bumi ini tetap selama jutaan tahun, artinya air tidak berkurang atau bertambah.

Sekitar 121.000 mil kubik air jatuh di bumi dalam bentuk hujan setiap tahun, yang berarti air ini telah bergerak di planet ini selama jutaan tahun.

Bahkan sejak Era Mesozoikum, di mana dinosaurus berkuasa, yang berlangsung sekitar 186 juta tahun. "Itu memberi mereka waktu yang cukup lama untuk minum banyak air," papar video tersebut.

Sebaliknya, manusia hanya telah hidup di bumi selama kurang lebih 200.000 tahun.

Charles Fishman mengatakan dalam dalam bukunya, 'The Big Thirst' bahwa, molekul yang membentuk air begitu tangguh, molekul tersebut bisa bertahan hingga jutaan tahun.

Seorang anggota Curious Minds menambahkan: "Sebagian besar molekul air tidak pernah diminum oleh manusia lain, tapi hampir setiap satu bagian air yang kita minum telah diminum oleh dinosaurus."




Hal ini menunjukkan bahwa, dalam setiap gelas air yang Anda minum, ada banyak air yang telah melewati pencernaan dinosaurus dan keluar dalam bentuk air kencing.

Dalam Buku 'The Future of Water: A Startling Look Ahead,' yang ditulis oleh Steve Maxwell dan Scott Yates memberikan kesimpulan yang sama.

"Air yang dinosaurus minum adalah air yang sama yang kita minum hari ini, dan jumlah air di dunia adalah sama, " kata para penulis.

Bahan bakar fosil akan terbakar dan hilang selamanya. Tetapi jumlah air akan selalu tetap. Lalu apa pendapat Anda? Namun demikian, air yang kita minum tentunya telah melalui proses evaporasi atau penguapan, dan juga destilasi alami atau penyaringan di dalam tanah.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment