Ini Rahasia Kecerdasan Otak Manusia

shares

Pangan sumber karbohidrat. Foto
BeritaU - Otak manusia sangat unik, tidak ada mahluk hidup lain yang memiliki otak relatif besar untuk ukuran tubuhnya. Otak juga berperan penting, terhadap proses belajar dan melakukan aktivitas sehari-hari.

Banyak ahli yang telah berpendapat bahwa, konsumsi daging bisa memicu peningkatan ukuran otak. Namun apakah benar demikian? Ternyata, kini ilmuwan percaya jika tidak hanya konsumsi daging saja yang memicu perkembangan ukuran otak.

Makanan pokok seperti kentang, bisa memicu ukuran otak menjadi lebih besar. Tetapi, apakah semakin besar ukuran otak akan berbanding lurus dengan kecerdasan otak kita?

Peneliti menyarankan untuk mengonsumsi karbohidrat, terutama dalam bentuk pati, yang sangat penting untuk pengembangan otak dan kecerdasan yang luar biasa.

Mereka mengatakan, pati telah tersedia untuk populasi manusia sejak dahulu dalam bentuk kentang serta biji-bijian, beberapa buah-buahan dan kacang-kacangan.

Studi baru menggabungkan data arkeologi, antropologi, genetik, fisiologis dan anatomi menyimpulkan jika konsumsi karbohidrat adalah kunci dalam evolusi otak manusia.

Sampai saat ini penelitian belum fokus pada peran protein hewani dan memasak dalam pengembangan otak manusia, selama dua juta tahun terakhir, dan pentingnya pati yang kaya dalam makanan nabati telah diabaikan.

Dr Karen Hardy dan timnya di Autonomous University of Barcelona mengatakan bahwa, ada lima alasan penting mengapa diet kaya-tepung sangat penting.

Pertama, otak manusia menggunakan hingga 25 persen dari energi harian tubuh dan 60 persen glukosa darah tubuh yang biasanya didapatkan dari karbohidrat.

Kedua, karbohidrat telah digunakan sebagai bahan baku dalam memasak sejak dahulu. Sehingga menu dari bahan makanan ber-karbohidrat ini sangat beragam.

Ketiga, karbohidrat dalam keadaan mentah sering sulit dicerna, namun ketika dimasak akan kehilangan struktur kristalnya, dan membuat asimilasi nutrisi lebih mudah.

Keempat, sumber makanan karbohidrat mudah untuk dimasak, dan juga banyak sekali varietasnya sehingga kita tidak akan bosan seperti nasi, kentang, umbi-umbian dan lainnya.

Kelima, pada saat kehamilan dan menyusui juga menempatkan menuntut adanya tambahan kebutuhan glukosa tubuh, dan karbohidrat sebagai sumber yang mudah didapat dan dicerna akan menyediakannya.

Dan pada akhirnya, konsumsi secara teratur tepung dari makanan nabati akan menyediakan energi untuk otak berkembang dan aktivitas kebutuhan energi otak. Jadi jangan takut untuk mengonsumsi karbohidrat dalam makanan Anda, apalagi jika otak Anda cukup banyak melakukan kerja.
Loading...

Related Posts

1 comments