Di Balik 'Terowongan Kematian,' Jalan Berbahaya di Dunia

shares

Terowongan paling berbahay di dunia.
Saat kita berkendara, banyak sekali faktor yang bisa menyebabkan kecelakaan. Mulai dari kelalaian manusia, seperti mengantuk, bermain telepon saat mengemudi, dan juga hilangnya konsentrasi bisa menyebabkan kecelakaan fatal.

Selain faktor manusia, kecelakaan juga bisa terjadi akibat fasilitas atau prasarana jalan yang tidak lengkap. Seperti jalan yang kurang rambu-rambu, hingga kondisi jalanan yang buruk.

Selain berkendara di jalanan terbuka, terowongan juga bisa menjadi momok bagi pengendara. Apalagi ditambah dengan risiko adanya batu jatuh dari atas, jalan berlubang lubang dan bahkan keracunan karbon monoksida. Salah satunya terowongan berjuluk 'kematian' ini.

Tidak heran, jika terowongan ini mendapat julukan tersebut, dan menjadi terowongan sekaligus jalan paling berbahaya di dunia. Terowongan sepanjang tiga mil atau 4,8 kilometer ini, bukan jalan bagi mereka yang penakut.

Kereta Hantu Nazi Sarat Emas Ditemukan di Polandia?

Awalnya, terowongan yang dibangun menghubungkan kota Tajikistan dan kota-kota lainnya ini, untuk memberikan jalur yang lebih aman jika longsor terjadi pada jalan sebelumnya.

Tapi proyek sebesar Rp5,2 triliun yang dibangun oleh perusahaan Iran ini, tampaknya telah menawarkan alternatif yang jauh lebih berbahaya.

Penduduk setempat sering mengeluh bahwa, terowongan itu hampir tidak ada penerangan dan ventilasi, di mana beberapa laporan menyebutkan ada korban yang meninggal karena keracunan karbon monoksida, setelah terjebak dalam kemacetan lalu lintas di terowongan tersebut.


Bahaya lainnya termasuk banjir, dan lubang yang banyak sekali terdapat di dalam terowongan yang meninggalkan genangan air.

Silvan Graf, yang memposting video perjalanannya di YouTube mengatakan: "Bahkan dalam kondisi cuaca yang baik terowongan banjir, perangkap kematian tak terlihat. Saluran drainase tidak ada."

Terowongan yang dikenal sebagai Tunnel Anzob, menghubungkan ibukota Tajikistan dari Duschanbe dan kota terbesar kedua dari Khujand. Secara resmi dibuka pada tahun 2006, tapi masih belum selesai sampai tahun ini.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment