Kondisi 'Leher Teks' Ini Buktikan Bahaya dari Smartphone

shares

Kondisi 'leher teks.' Foto
Smartphone dan gadget lainnya seperti tablet, game portable, atau laptop, sudah mengubah kebiasaan kita sehari-hari. Setiap hari kita tidak pernah terlepas dari gadget yang kita gunakan, terutama smartphone, yang ukurannya memang sangat pas di tangan.

Sehingga dalam setiap aktivitas yang kita lakukan, selalu membawa smartphone, baik untuk mengetik, mengecek sosial media, bahkan untuk bekerja sekalipun.

Tetapi yang lebih berbahaya, jika gadget tersebut telah diperkenalkan sejak kecil kepada anak-anak kita. Mereka bisa ketagihan, dan yang lebih berbahaya lagi, dapat mempengaruhi perkembangan tulangnya. Ini dia buktinya.

Sebuah foto hasil sinar x membuktikan paramedis, di mana anak-anak yang baru berumur tujuh tahun, memiliki perkembangan tulang yang jauh dari normal ketika mereka kecanduan smartphone. Bentuk tulang leher dan punggung tidak lagi membentuk kurva, yang merupakan bentuk normal.

Kondisi leher normal.
Penelitian ini ditemukan oleh peneliti dari Australia, dan mereka menyebutnya 'text neck' atau 'leher teks' yang diakibatkan oleh banyak kegiatan memembungkuk untuk melihat smartphone atau tablet dalam beberapa jam setiap harinya.

Seperti dilansir dari Dailymail, Dr James Carter mengatakan kondisi ini dapat menyebabkan kecemasan dan depresi serta kerusakan tulang belakang.

Dia mengungkapkan, telah melihat sebuah 'peningkatan yang mengkhawatirkan di sejumlah pasien dengan kondisi ini selama beberapa tahun terakhir dan menyebutkan 50 persen dari mereka adalah remaja usia sekolah.

"Saya sudah mulai melihat banyak kasus selama dua tahun terakhir, terutama di sekolah," kata Dr Carter kepada Daily Mail Australia.

Kondisi ini disebut 'leher teks' karena sering disebabkan ketika orang duduk dengan kepala membungkuk depan melihat perangkat mereka selama beberapa jam pada suatu waktu.

Penelitian menunjukkan bahwa, pengguna smartphone menghabiskan rata-rata empat jam sehari menatap perangkat mereka, sehingga dalam setahun bisa menghabiskan waktu sampai 1.400 jam, yang memberikan kelebihan tekanan pada tulang belakang terutama leher.

Baca juga: Setengah Pengguna Smartphone Pernah Kirim Foto Telanjang?

Posisi ini dapat menyebabkan keausan, yang akhirnya memerlukan operasi untuk memperbaikinya. Dr Carter mengatakan, tulang belakang dapat bergeser hingga 4 sentimeter setelah kepala kerap membungkuk.

Namun ia percaya, kerusakan dapat diminimalkan untuk remaja melalui olahraga yang teratur dan gaya hidup sehat.

Sammy Margo dari Inggris Chartered Society of Physiotherapy, juga berpendapat bahwa, kondisi 'leher teks' ini terus meningkat. Dia mengatakan kondisi ini dapat menyebabkan sakit kepala, sakit leher, nyeri lengan dan mati rasa.

Jadi, ada baiknya Anda mulai mengurangi frekuensi anak-anak dalam menggunakan gadget mereka. Dan ajak olahraga rutin, untuk memaksimalkan pertumbuhannya, serta hindari junkfood, dan mulailai memakan makanan sehat dan bergizi tinggi.

Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment