Penerbangan Komersil Terpendek di Dunia, Hanya 47 Detik

shares

Penerbangan komersil tersingkat. Foto
Bepergian dengan pesawat terbang, memang tidak bisa dilakukan sesering dengan transportasi lainnya. Selain harganya mahal, jadwal penerbangan pun harus disesuaikan dengan jadwal yang sudah ditetapkan.

Biasanya, kita akan menggunakan pesawat komersil saat akan bepergian ke tempat yang sangat jauh, antar pulau bahkan negara. Dan biasanya kita akan menempuh jarak ratusan hingga ribuan kilometer dalam sekali jalan.

Tetapi pernahkan terbayang di benak Anda, jika harus pergi dengan pesawat terbang hanya untuk menempuh jarak tidak lebih dari 3 kilometer saja? Mungkin kebanyakan akan menggelengkan kepala tanda menjawab "tidak."

Namun penerbangan komersial ini bisa menjadi yang terpendek di dunia, yang akan memberangkatkan Anda antara Orkney Islands, Westray dan Papa Westray, di utara Skotlandia. Kedua pulau ini dipisahkan oleh jarak hanya 1,7 mil atau kurang dari 3 kilometer.


Baca juga: 10 Mitos Saat Berada di Pesawat Terbang

Dioperasikan oleh Loganair, durasi penerbangan secara resmi ini berlangsung hanya dua menit, tetapi di bawah kondisi angin yang ideal dapat diselesaikan hanya dalam waktu 47 detik saja. Sungguh penerbangan yang sangat cepat.

Untuk urusan harga tiket, Anda akan dikenakan biaya sekitar $30 atau Rp420 ribu per penumpang tanpa layanan dalam penerbangan.

Menurut laporan yang diterbitkan dalam The Daily Mail, sekitar 30 persen dari penumpang layanan ini berhubungan dengan layanan pendidikan Dewan Kepulauan Orkney dan petugas kesehatan serta pasien dari National Health Service Skotlandia.

Pulau Papa Westray sendiri adalah rumah bagi lebih dari 70 orang, dan 60 situs arkeologi yang ada di sana.

Sementara Loganair telah terbang dengan rute sejak tahun 1960-an, dan menjadi penerbangan populer bagi wisatawan pada tahun 2011. Penerbangan khusus selalu diberikan dalam beberapa hari setiap minggu di musim panas, hanya untuk orang-orang yang hanya ingin terbang kemudian kembali ke Orkney.


Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment