Pria Ini Berhasil Tangkap Kobra Putih yang Langka

shares

Kobra putih. Foto
Mendengar kata ular putih, pasti Anda tetringat dengan film Legenda Ular Putih, yang cukup terkenal di tahun 90-an. Film seri ini diambil dari sebuah legenda, tentang siluman ular putih.

Namun pernahkah Anda melihat ular putih di dunia nyata? Mungkin sebagian besar dari kita akan menggelengkan kepala tanda menjawab "tidak."

Ya, memang tidak mudah menemukan ular berwarna putih. Tetapi jika ada pun sangat langka sekali. Seperti yang ditangkap oleh pria ini, berupa ular kobra yang berwarna putih. Tapi benarkah ular tersebut berwarna putih?

Ternyata, ular kobra yang tertangkap baru-baru ini oleh penggemar satwa liar di Yellandur di kabupaten Chamarajanagar, adalah ular albino.

Namun berita menyebar seperti api ini mengatakan jika ular albino tersebut sebagai ular 'putih' yang terlihat sangat langka.

Pria bernama Mahesh yang menangkap ular ini mengatakan, saat bepergian ia menerima telepon dari seorang petani mengatakan telah melihat 'ular aneh'.

Mengerikan, Di Pulau Ini Ular Berbisa di Dunia Tinggal


"Penelepon itu panik dan meminta saya untuk pergi ke sana segera, karena ia telah melihat salah satu ular paling aneh yang pernah ia temui. Sesuatu yang ia tidak melihat dalam hidupnya," kata pria 'ular' Mahesh yang telah menyelamatkan lebih dari 7.500 ular.

Beruntung bagi Mahesh, ular itu ada di lapangan terbuka, di mana tidak bisa melarikan diri. Sekelompok orang telah berkumpul, dan tertarik untuk menyaksikan ular tersebut ditangkap.

"Aku tidak percaya aku melihat sebuah kobra ular albino," tambahnya.

Namun, ini juga merupakan tantangan, karena ular albino jauh lebih berbisa dari ular konvensional lainnya, sehingga ia perlu benar-benar berhati-hati untuk menangkapnya. Ditambah, baru-baru terdengar kabar ada penangkap ular telah meninggal setelah tergigit ular kobra albino.

Tapi misi Mahesh menangkap ular dan mengamankannya, untuk kemudian dilepaskan di alam liar.

Kobra putih atau cobra albino dikatakan salah satu ular paling langka di dunia. Kondisi ini sendiri terjadi akibat dari kurangnya pigmen.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment