Serangan Jantung Dapat Diprediksi dari Rambut

shares

Rambut. Foto
Rambut bisa dikatakan sebagai mahkota bagi kita, maka tidak heran jika kesehatan rambut perlu kita jaga. Selain itu, rambut juga ternyata bisa menjadi tanda, bagi beberapa penyakit yang berbahaya.

Para ilmuwan mengklaim bahwa, rambut kita berubah ketika perubahan tubuh kita. Bahkan rambut kita dapat menjadi peringatan jika Anda menderita serangan jantung.

Peringatan dari rambut ini, bisa dilihat sebulan sebelum serangan jantung terjadi. Bagaimana caranya? Berikut ulasannya.

Hal ini karena adanya kortisol, yang merupakan hormon stres. Dan jika tingkat kortisol tinggi, bisa menjadi 'napas' serangan jantung bahkan berbulan-bulan sebelum hal itu terjadi.

Ingin Ketahui Kesehatan Jantung Anda? Ikuti Tes Ini

Beberapa ilmuwan dari Kanada melakukan penelitian tentang bagaimana pernikahan, keuangan dan masalah di tempat kerja, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Selain itu, mereka juga melihat tanda biologis yang dapat memperingatkan kita, tentang risiko dari serangan jantung.

Profesor Stan Van Mind dan Gideon Koran dari University Western Ontario mengklaim bahwa, tingkat kortisol dapat ditentukan melalui urin, air liur dan analisis darah. Dan analisis ini menunjukkan tingkat kortisol lebih tinggi, hanya beberapa hari atau jam sebelum serangan jantung terjadi.

Sedangkan untuk menganalisis serangan jantung melalui rambut dapat menunjukkan hal yang berbeda. Setiap bulan, pertumbuhan rambut adalah sekitar 1 cm. Dan jika pertumbuhan rambut lebih cepat, itu bisa menjadi pertanda tingkat stres yang tinggi, dan ini membuktikan jika kortisol cukup tinggi.

Hal ini dibuktikan oleh survei kepada 56 orang yang mengalami serangan jantung. Dan hasilnya, sampel rambut orang yang menderita serangan jantung tumbuh lebih panjang, dibandingkan mereka yang tidak menderita serangan jantung.


Loading...

Related Posts

1 comments

  1. Prakteknya ribet banget. Masak mau ngukur panjang rambut setiap bulan.

    ReplyDelete