Mengerikan, Digigit Ular Darah Pria Ini 'Mendidih'

shares

Ular dibunuh setelah menggigit. Foto
Bersentuhan dengan ular, mungkin bukan pengalaman yang menyenangkan bagi kebanyak orang. Banyak yang tidak suka dan senang, dengan hewan melata yang satu ini. Alasannya sangat beragam.

Apalagi, jika ular yang kita temui, sentuh, bahkan tidak sengaja menggigit adalah jenis ular berbisa yang bisa membunuh kita dalam hitungan jam. Salah penanganan, nyawa bisa melayang.

Hal ini juga dialami oleh seorang pria, yang digigit ular berbisa saat ia tidur. Saat terbangun, darah di tangan di mana ia digigit ular, seperti mendidih. Bagaimana pengalaman mengerikan itu terjadi?

VIDEO: Anak Tewas, Ayah Bunuh King Kobra Dengan Tangan Kosong

Saat itu pukul 1:30 malam haru, di mana hari sangat panas di malam musim panas. Pria bernama Isaac Bain terbangun, saat ia menemukan seekor ular telah menggigit lengannya.

Remaja 14 tahun itu kemudian menelepon ibunya, Judi. Dengan tenang ia menginformasikan padanya bahwa dia baru saja digigit oleh ular berjenis Mulga Brown--salah satu ular paling mematikan di dunia.

Sang ibu yang datang tidak lama setelah ditelepon, menemukan Isaac duduk dengan tenang di tempat tidurnya. Sementara sanga kakak, Daniel, berusaha berurusan dengan ular tersebut, dan mencoba membunuhnya dengan sapu tua yang berdebu.

"Ada tiga gigitan pada pangkal ibu jari Isaac. Ia kemudian mengatakan rasanya seperti air mendidih mengalir melalui pembuluh darahnya," ucap sang Ibu, Judi yang kami kutip dari Mail Online.

Keluarga yang terdiri dari tujuh orang ini, tinggal di tanah seluas 94.000 hektare di pedesaan Queensland, sekitar 200 kilometer selatan Charleville, sementara tetangga terdekat lebih dari 20 kilometer jauhnya.

Mereka pun kemudian memanggil layanan Royal Flying Doctor--di propertinya yang terlalu terisolasi. Namun sayang, pesawat layanan ini sedang rusak dan diperbaiki.

Satu-satunya cara untuk mendapatkan bantuan adalah, dengan perjalanan dengan mobil sejauh 200 kilometer ke Rumah Sakit terdekat, Charleville dalam gelap gulita.

"Urinnya sudah berwarna cokelat gelap dan darahnya berwarna merah mawar," kata Nyonya Bain, yang tiba di rumah sakit beberapa waktu kemudian.

Penderitaan berlanjut saat Isaac menghabiskan lima hari berikutnya dalam perawatan intensif--memakai dialisis karena kerja ginjal yang berat untuk mengatasi racun yang mematikan.

Sadis, Ayah Ini Paksa Kobra Gigit Anaknya Yang Sakit

Keluarganya khusyuk berdoa untuk kesembuhannya, dan ia mulai membaik. Selama dua belas minggu ke depan di Brisbane, dokter meninggalkan rencana amputasi, dan fokus pada operasi korektif.

Dan akhirnya, nyawa Isaac bisa tertolong, dan anggota tubuhnya tidak ada yang diamputasi. Namun ular telah meninggalkan luka permanen di lengannya. Di mana sebagian jaringannya terpaksa diangkat.

Kini, ia bisa kembali beraktivitas seperti biasanya.


Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment