Ada Ular Berbisa dan Mematikan di Foto Ini

shares

Kamuflase ular mematikan. Foto
Ular adalah salah satu mahluk hidup yang tertua yang masih hidup di muka bumi. Hal ini dikarenakan kemampuan beradaptasinya yang luar biasa. Ular juga hanya membutuhkan makan besar sekali, dan beristirahat dalam waktu yang lama.

Selain itu, kemampuan ular beradaptasi sangat baik. Baik itu dari jenis ular berbisa maupun yang tidak. Demikian juga dengan warna dan coraknya, yang mampu berkamuflase dengan baik di habitatnya.

Namun Anda perlu waspada, apalagi jika sedang bersandar atau berteduh di sebuah pohon. Jangan sampai ada ular berbisa mematikan dan bisa membunuh Anda dengan sekejap. Contohnya ular yang satu ini.

Belah Perut Anaconda, Para Pria Ini Temukan 'Kejutan'

Sebuah foto telah muncul, yang menunjukkan makhluk langka dan mematikan bersembunyi di depan mata Anda.

Foto itu diambil di Maitland, utara Sydney, dan diposting ke media sosial oleh Leanne Cook yang mendesak teman-temannya untuk mencoba menemukan hewan asli Australia yang cerdik ini bersembunyi.

Foto ini menunjukkan bahwa, banyak orang yang berjalan tanpa menyadari seberapa dekat mereka dengan bahaya.
Kamuflase ular mematikan.
Daily Mail Australia telah mengkonfirmasi, jika ular yang berkamuflase dalam foto adalah jenis Stephen Banded. Menurut Billie Weir spesialis racun dari Museum Australia Selatan, ular ini memiliki jenis racun yang berbahaya.

Satu saja gigitan dari ular ini, dapat membubuh Anda jika tidak langsung ditangai dengan tepat dan cepat.

"Racun menghasilkan enzim protrombinase tinggi, yang memicu produksi trombin dalam darah," kata Ms Weir dikutip dari Mail Online.

Pada tanggal 10 Maret 2013 silam, seorang pria berusia 60 tahunan meninggal di gigitan ular Banded Stephen.

Ini Ular Terbesar, Terpanjang dan Terberat di Dunia

Ular dengan warna abu-abu dan krem serta bisa berwarna hitam dan coklat ini, akan menghabiskan sebagian besar waktunya di pohon-pohon. Mereka bisa tumbuh dengan panjang tubuh maksimal hanya 1,2 meter saja.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment