Berbobot 400 Kg, Pria Ini Diangkut Truk Damkar ke Klinik

Pria paling gemuk dan dokternya. Foto
Obesitas kini menjadi masalah pelik, terutama di negara-negara maju. Namun kita juga tidak menutup mata, bahwa di negara-negara berkembang obesitas juga sangat mudah ditemukan.

Obesitas ini diakibatkan oleh gaya hidup saat ini, di mana makanan yang dikonsumsi tinggi gula, garam, dan juga minyak. Apalagi hampir di setiap penjuru kota dan jalanan, dengan mudah kita temui penjual makanan siap saji.

Ditambah dengan kurangnya aktivitas fisik, terutama bagi anak-anak. Bukan tanpa alasan, obesitas bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari darah tinggi hingga penyakit jantung.

Pesan Pizza, Pria Berbobot 400 Kg Diusir Rumah Sakit

Untuk menurunkan berat badan yang sudah terlanjur berat, tidak hanya aktivitas fisik yang harus dilakukan, tetapi kadang harus dimulai di klinik, seperti sedot lemak. Pria ini salah satunya, yang melakukan hal tersebut, setelah dicap menjadi pria paling gemuk.

Pria paling gemuk di Kolombia ini, bahkan harus memanggil 20 pria dan sebuah truk pemadam kebakaran (damkar) untuk membawanya ke klinik penurunan berat badan, sehingga dia bisa menerima pengobatan yang akan mengubah hidup.

Setelah sering mengonsumsi makanan junk food selama beberapa dekade Oscar Vasquez Morales, yang masih berusia 44 tahun--dengan berat sekitar 400 kilogram--diperingatkan bahwa jika ia tidak menurunkan berat badan, hidupnya terancam.

Dalam keputusasaannya, ia meminta bantuan ke yayasan jantung lokal, di kota Palmira, dan untungnya tim spesialis setuju untuk melakukan serangkaian tes di klinik pusat.

Namun, sebelum ia mulai pengobatan ada kendala lain, yaitu bagaimana ia meninggalkan rumahnya? Morales sendiri membutuhkan bantuan dalam kegiatan sehari-harinya, seperti pergi ke toilet dan berpakaian, bahkan ia belum berjalan tanpa bantuan selama bertahun-tahun.

Meninggalkan rumahnya akan menjadi hal yang monumental, tapi untungnya, ketika pemadam kebakaran setempat mendengar tentang nasibnya, mereka bergegas untuk membantunya dalam perjalanan ke klinik.

"Ketika seluruh keluarga saya keluar untuk berjalan-jalan, aku tinggal sendirian, karena tidak bisa bergerak. Bahkan pergi ke toilet adalah masalah besar," ucap Morales yang kami kutip dari Mail Online.

Morales mulai bertambah berat badannya ketika mendapatkan trauma yang disebabkan oleh kematian orang tuanya--keduanya menderita serangan jantung fatal hanya satu tahun terpisah--ketika ia berada di akhir masa remajanya.

Dia dengan cepat jatuh ke dalam depresi yang mendalam, dan mencari kenyamanan dalam makanan cepat saji dan gaya hidup yang tidak sehat.

Kini Morales sedang dalam masa pendampingan oleh ahli gizi dan juga jantung, untuk memantau kesehatannya. Sementara itu, yayasan ini juga menerima sekitar 4.300 proposal dalam setahun terkait masalah obesitas.

Ini yang Terjadi di Perut Saat Konsumsi Mi Instan

Bagaimana pun, obesitas tidaklah sehat untuk tubuh Anda. Jadi, hidup sehat dengan mengonsumsi makanan kaya protein dan serat harus selalu Anda lakukan setiap harinya.


Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berbobot 400 Kg, Pria Ini Diangkut Truk Damkar ke Klinik"

Post a Comment