Ini Dia Bahaya yang Terkandung dalam Air Liur Anjing

shares

Anjing sedang menjilat. Foto
Anjing adalah salah satu hewan peliharaan yang cukup populer. Baik sebagai penjaga rumah bahkan menjadi 'teman baik manusia.' Bahkan anjing menjadi salah satu hewan yang masuk ke dalam unit pelacak di kepolisian.

Memang banyak yang bisa dilakukan hewan yang satu ini. Bahkan saking 'mesranya' dengan anjing, banyak pemiliknya rela dijilati, baik itu di wajah atau di beberapa anggota tubuh lainnya.

Namun apakah itu baik? Anda perlu tahu, terutama yang memiliki hewan peliharaan ini di rumah, tentang fakta yang sebenarnya di dalam air liur anjing.

Belah Perut Anaconda, Para Pria Ini Temukan 'Kejutan'

Dalam sebuah penelitian yang kami kutip dari healthyfoodteam.com, setiap hari anjing bersentuhan dengan banyak bakteri berbahaya saat berjalan di sekitar rumah dan lingkungannya.

Bakteri berbahaya ini dapat dengan mudah ditransfer ke manusia, dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Pada tahun 2013, seorang anak terinfeksi TBC oleh anjing keluarga. Untungnya, anak yang berada di bawah usia 10, pulih dengan cepat.

Selanjutnya, ada kasus di mana seseorang terkena Porphyromonas gingivalis dari air liur anjingnya yang dapat menyebabkan penyakit gusi pada hewan dan gingivitis pada manusia. Anda juga bisa mendapatkan infeksi serius, jika anjing menjilati luka.

Memiliki anjing sebagai hewan peliharaan memang tidak salah, bahkan dalam islam pun diperkenankan untuk beberapa keperluan seperti menjaga rumah. Tetapi air liur anjing tetaplah najis, dan jika sudah terkena Anda harus membasuhnya sebanyak tujuh kali dan satu kali menggunakan tanah.

Cerita Di Balik Wanita Berhijab Ini Pegang Babi

Jadi, jaga kesehatan Anda dan kesehatan anjing peliharaan Anda ya...

Loading...

Related Posts

8 comments:

  1. Air liur anjing najis... Tapi lebih najis seluruh tubuh politikus korup...

    ReplyDelete
  2. subhanallahu, dalam islam memang air liur anjing adalah najis, Allah swt melarang sesuatu adalah utk kebaikan manusia itu sendiri

    ReplyDelete
  3. dengan binatang lain udah diselidiki belum? ular misalnya...bagaimana dengan binatang yang dipelihara atau binatang liar, binatang rumahan..tulisan ini flaw

    ReplyDelete
    Replies
    1. yang diselidiki yang memang binatang yang banyak kontak dengan manusia lah, bu Vinka. Kalau penelitiannya ke semua binatang ya bisa memakan waktu berpuluh tahun dan jadi tidak relevan lagi. Kalau kucing kan juga sudah diteliti dan kumannya terbukti lebih sedikit dari manusia, tapi kalau anjing memang banyak dan cenderung lebih membahayakan manusia daripada kucing. CMIIW

      Delete
    2. alah! ini hanya masalah "Seberapa sehat Anjing anda" jika anjing anda sehat 100% dan bersih, Air liurnya pun tidak mengapa. Tapi susah, kalau suatu doktrin sudah menetapkan kalau suatu binatang itu "terlarang", sebersih apapun tetap saja dilarang.

      Delete
  4. ada file jurnal nya gan ?
    mgkn bisa di share

    ReplyDelete