Menjijikkan, Pedagang Durian Ini Ludahi Dagangannya

shares

Pedagang durian.
Buah-buahan baik untuk kita konsumsi setiap hari, apalagi dalam keadaan segar dan matang. Buah-buahan mengandung nutrisi dan serat yang sangat baik bagi pencernaan, dan juga menjauhkan kita dari berbagai macam penyakit.

Namun adakalanya ita harus waspada saat membeli buah-buahan yang terlihat segar, baik itu di pinggir jalan atau supermarket. Apalagi saat ini banyak sekali pedagang nakal, yang mengakali dagangannya agar selalu terlihat segar.

Salah satunya pedagang durian ini, buah yang juga sangat digemari di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Namun Anda perlu waspada saat membeli durian, karena aksi pedagang licik ini tertangkap kamera saat meludahi durian dagangannya.

Ini Reaksi Gadis-gadis Cantik Jepang Saat Disajikan Durian

Sebuah video memperlihatkan  seorang pedagang melakukan aksi menjijikkan dengan meludahi durian yang sedang dibungkus untuk dijual. Sontak saja, kejadian ini membuat amarah netizen di media sosial meledak.

Dalam rekaman berdurasi 1 menit 48 detik ini, memperlihatkan seorang pedagang meludah ke dalam plastik bungkusan styrofoam, agar durian tersebut terlihat segar di mata pembeli.

Dalam unggahan video tersebut ada tulisan berupa: “Tolong jangan beli durian di Petron Taman Sri Gombak. Rekaman dibuat tadi, jam 3.30 petang. Sungguh kurang ajar!”

Lokasi kejadian itu diduga terjadi di Taman Sri Gombak, Malaysia. Kejadian ini pun sampai kepada pihak kepolisian setempat, dan mereka akan melakukan penyelidikan terkait beredarya video tersebut.

Portal Harian Metro melaporkan, kepala polisi daerah Gombak, Asisten Komisioner Ali Ahmad berkata, tindakan akan diambil jika ada kesalahan yang dilakukannya.

“Kami akan memanggil penjual berkenaan dengan perkara ini. Jika didapati melakukan kesalahan, tindakan akan diambil mengikut undang-undang yang ada," ucap Ali.

Wanita Ini Makan 5 Kg Durian, Lalu Apa yang Terjadi?

Berikut videonya:


Video: Ludah Isi Durian Sebelum Jual oleh mynewshub
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment