Menjijikkan, Kakek Ini Minum Urinnya Sendiri Selama 23 Tahun

shares

Kakek minum urin. Foto
Setiap hari tubuh kita membutuhkan cairan, baik itu dari air yang kita minum, buah-buahan, maupun makanan yang disantap. Air menjadi komponen penting bagi tubuh, agar bisa terus melakukan metabolisme.

Namun saat metabolisme berlangsung, tubuh juga mengeluarkan racun. Yang dikeluarkan salah satunya lewat urin, maka tidak heran jika kesehatan kita bisa dilihat dari warna urin yang dikeluarkan.

Tetapi ada siapa sangka, jika urin yang penuh dengan racun sisa metabolisme ada yang mengonsumsinya. Salah satunya adalah kakek yang satu ini, yang rutin meminum urinnya sendiri selama 23 tahun. Lantas untuk apa?

Pria Ini Berikan Cara Ekstrem Turunkan Berat Badan

Beberapa dari kita mencoba untuk lebih sehat dengan berolahraga teratur dan makan sehat. Sementara lainnya--terutama di Cina--mencoba berbagai jenis terapi tradisional aneh, salah satunya adalah terapi urin.

Terapi ini cukup sederhana, hanya dengan mengonsumsi urin sendiri. Dan kakek yang tidak disebutkan namanya ini meyakinkan, jika urin yang ia keluarkan ampuh menyembuhkan berbagai penyakit.

"Sudah 23 tahun. Saya sudah minum urin sejak saya berumur 48 tahun. Urin dapat menyembuhkan semua penyakit, seperti masalah punggung, emfisema dan rabun dekat," kata satu orang tua dari Chengdu, yang merupakan pendiri Asosiasi Terapi Urin, mengatakan kepada wartawan Chengdu Economic Daily dikutip dari Shanghaiist.com.

Namun bukan sembarangan urin yang dikonsumsi, ia menjelaskan jika harus bangun sekitar jam 5 sampai 6 pagi setiap hari. Lalu menuangkan air seninya dan disimpan dalam botol porselen malam bersama dengan buah pir sebanyak satu kilogram sebelumnya meminumnya keesokan hari.

"Saya minum 500 sampai 1.000 mililiter urin lima sampai enam kali dalam sehari," katanya.

Enam Alasan Penting Jangan Buang Kulit Semangka

Kakek yang satu ini bukan satu-satunya yang mengklaim bahwa terapi urin baik untuk kesehatan. Pada tahun 2014, anggota dari Cina Urine Therapy Association, yang didiagnosis dengan hipertiroidisme, membuat berita jika ia telah sembuh dengan terapi urin.

Bagaimana dengan Anda?

Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment