Gara-gara Lalat, Puluhan Rusa Mati dan Jadi 'Zombie'

shares

Rusa 'zombie.' Foto
Rusa jenis Key Deer kini hanya tersisa 1.000 di dunia, dan menjadikannya hewan yang terancam punah. Sehingga menjaganya dari kepunahan adalah taggung jawab kita, untuk tetapp melestarikan habitat dan tidak memburunya.

Namun kini, adda kejadian yang cukup mengejutkan di mana sekitar 50 rusa tewas hanya dalam dua minggu terakhir, sementara lainnya menjadi 'zombie' yang siap mati kapan pun juga.

Sejak wabah pertama kali dimulai pada bulan September, sekitar 83 Key Deer telah tewas. Dan penyebabnya adalah serangga kecil yang kerap berterbangan, yaitu lalat. Bagaimana lalat-lalat ini membunuh rusa terancam punah?

Dua Banteng Besar 'Tabrakan,' Yang Terjadi Mengejutkan

Adalah larva lalat ini, yang disebut screwworms telah mengubah korbannya menjadi 'zombie.' Meninggalkan mereka dengan kepala setengah dimakan oleh belatung, dan memakan daging perlahan-lahan serta membunuhnya dalam waktu 14 hari.

Kini, Taman Nasional tempat di mana rusa Key Deer berada, di Florida Keys, menjadi sebuah lokasi 'pembantaian'. Di mana hampir setiap hari, ada panggilan kepada petugas yang memberitahukan ada rusa yang terinfeksi.

Screwworms adalah larva dari lalat, yang biasanya mereka meletakan ratusan telur di dalam luka terbuka pada hewan. Telur ini menetas kemudian menjadi belatung, yang memakan jaringan hidup hewan.

Hewan yang terinfeksi dan tidak diobati, akan mati dalam waktu tujuh sampai 14 hari, di mana belatung mencapai tahap kehidupan dewasa mereka.

Setiap rusa yang telah dilaporkan terinfeksi screwworms, telah di-eutanasia (suntik mati) untuk mengakhiri penderitaan mereka. Karena untuk menyelamatkan mereka dengan pengobatan hampir tidak mungkin dilakukan.

"Ini adalah kematian yang mengerikan. Hewan-hewan sangat menderita." ucap Komisaris Pertanian Adam Putnam.

Sementara, Kate Watts yang merupakan ahli biologi mengungkapkan, jika para rusa ini kian terancam punah akibat serangan screwworms.

Satu Sambaran Petir, 300 Rusa Liar Tewas Mengenaskan

Screwworms banyak ditemukan di Amerika Selatan, namun jarang menyerang wilayah Amerika Serikat. Sumber wabah saat ini masih belum diketahui. Dan masih dalam tahap penyelidikan.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment