Hukuman Penjara 7 Tahun Jika Tolak Nikahi Pacar yang Hamil

shares

Ilustrasi pacar. Foto
Remaja yang melakukan pacaran saat ini, sudah kian mengkhawatirkan. Mereka bukan hanya menjadikan pacaran ajang perkenalan saja, bahkan banyak yang melakukan tindakan di luar batas norma.

Dan tidak sedikit mereka yang akhirnya harus merasakan hamil di luar nikah, tentunya ini bisa sangat memalukan bagi dirinya atau bahkan keluarganya. Tidak adanya hukum yang jelas, membuat remaja masih bebas melakukan pacaran.

Wanita kerap menjadi korban akibat pacaran di luar batas, jika sudah demikian hanya cara kekeluargaan saja yang bisa dilakukan, termasuk menikahkan mereka. Tapi bagaimana jika remaja pria enggan menikahi pacarnya yang hamil?

Pemerintah Burma kini sedang mempertimbangkan dan memperkenalkan, undang-undang yang membantu para wanita yang dihamili pacarnya. Mereka akan memenjarakan hingga tujuh tahun, jika seorang pria enggan menikahi pacarnya yang hamil.

Seorang pejabat senior mengatakan, undang-undang itu diperkenalkan sebagai bagian dari langkah-langkah yang dirancang untuk memperkuat hak-hak perempuan.

Undang-undang ini diperkenalkan setelah negara ini bebas dari setengah abad kekuasaan militer. Termasuk undang-undang baru untuk mengkriminalkan kekerasan dalam rumah tangga, termasuk hukuman mati bagi pemerkosa.

Jika undang-undang ini berhasil melewati parlemen, berarti pria bisa menghadapi hukuman hingga lima tahun penjara jika mereka menolak untuk menikahi seorang wanita setelah mereka hidup bersama, dan sampai tujuh jika dia hamil.

"Kami sekarang menyusun RUU untuk melindungi perempuan dan mencegah kekerasan terhadap mereka," direktur departemen kesejahteraan sosial Naw Tha Wah kepada AFP.

Namun bagi perempuan harus bisa mawas diri, jangan sampai terbuai oleh bujuk rayu sang pacar, dan memberikan semua keinginannya termasuk melakukan hubungan intim.
Custom Search

Related Posts

0 comments:

Post a Comment