Pengalaman Mengerikan Makan di Restoran Pakai Pelaris

shares

Restoran pengguna jimat pelaris. Foto
Siapapun orangnya, pasti ingin bisnis yang mereka jalani menghasilkan untung yang sangat besar. Apapun usaha yang ia lakukan, pasti semuanya ingin laris dan banyak sekali pelanggannya.

Tak terkecuali mereka yang memiliki usaha di bidang kuliner, pasti ingin mendapatkan keuntungan berlipat-lipat dalam waktu yang cepat. Namun kadang ada cara curang, yang dilakukan oleh mereka yang berbisnis di bidang kuliner.

Agar tempat mereka ramai dan banyak pengunjung, biasanya ada yang menggunakan jimat atau pelaris. Bentuknya bisa bermacam-macam seperti jin, jimat, dan lainnya. Wanita ini ungkapkan, bagaimana membedakan restoran yang menggunakan cara curang ini.

Ditulis di akun Facebooknya, wanita bernama Nurul Kasmadillawati Zakaria mengungkapkan perasaan mengerikan saat mencoba makanan yang menggunakan pelaris. Setidaknya ia juga mengungkapkan, bagaimana caranya membedakan restoran curang ini.

Saat itu, Nurul melihat sebuah restoran nasi lemak di Kuala Lumpur yang ramai sekali pembeli, ia dan suaminya pun tergoda untuk mencicipinya. Namun saat memesan dan membayar makanan, ia menemukan nasi yang akan disajikan tersebut disimpan di dalam kamar mandi, dan itu cukup menjijikkan.

Dan anehnya, banyak sekai pelanggan yang mengantre demi mendapatkan nasi tersebut. Ia curiga restoran tersebut memakai jimat pelaris. Dan menceritakan di akun Facebooknya, dan menuliskan setidaknya ada lima ciri-ciri restoran yang menggunakan pelaris, di antaranya:

1. Pemiliknya tidak pernah salat, jikalau salat mereka sangat cepat dan seperlunya saja. Mereka harus konsisten untuk tidak salat, agar jimat pelaris tidak 'luntur.'

2. Pelaris dalam bentuk sihir, biasanya menggunakan tulisan arab di dalam kulit binatang atau kertas. Sepintas mirip tulisan quran, tetapi maknanya untuk menarik pelanggan, dan biasa digantung di atas pintu.

3. Tempat makan yang menggunakan pelaris tidak akan terdengar orang yang melantuntkan yat alquran, karena bisa meruntuhkan bisnisnya.

4. Banyak yang mengantre, namun biasanya akan makan di tempat. Jika sudh dibawa ke rumah, makanan biasnya akan berubah menjadi lebih bau.

5. Banyak ditemukan aksesoris berupa perhiasan maupun barang-barang lainnya seperti tanduk binatang, parang digantung, atau benda-benda yang tidak kita kenal sebagai hiasan.

Jadi, berhati-hatilah saat Anda mengonsumsi makanan. Karena semua masalah (penyakit) berasal dari perut.
Loading...

Related Posts

1 comments