Tempat Ibadah Berumur 400 Tahun Muncul Usai Waduk Kekeringan

shares

Gereja muncul karena waduk kekeringan. Foto: dailymail.co.uk
Cuaca ekstrem kini melanda berbagai belahan dunia. Di satu sisi bumi mengalami bencana banjir, yang menyebabkan hingga ratusan orang meninggal dunia, dan membuat banyak pemukiman warga terendam.

Di belahan bumi lainnya terdapat kekeringan yang ekstrem, hingga membuat penampungan air kering. Bahkan, beberapa danau hingga waduk pun kering yang menjadi ancaman bagi penduduk yang tinggal di dekatnya karena kekurangan air.

Namun, kekeringan juga bisa mengungkap fakta lain. Salah satunya di Meksiko, di mana tempat penampungan air atau waduk kering, dan terlihat sebuah tempat ibadah yang masih berdiri kokoh.

Sebuah gereja bersejarah yang sudah terendam di bawah air selama puluhan tahun masih tampak utuh, dan kekeringan telah mengungkapkannya.

Gereja Dominika yang berada di Meksiko ini ditenggelamkan oleh air pada tahun 1960, tetapi rekaman drone menunjukkan bahwa struktur batunya belum hancur di bawah permukaan.

Gereja ini diyakini telah dibangun oleh biarawan dan biarawati di tahun 1500-an, ketika mereka tiba di Meksiko untuk menyebarkan agama Kristen.

Sementara, bendungan ini dibangun pada tahun 1962, dalam rangka meningkatkan pertanian di daerah setempat dengan membuat persediaan air lebih banyak.

Meskipun gereja ini sering terlihat setiap tahunnya, kekeringan parah tahun ini telah membuatnya terlihat ututh, apalagi saat ini bendungan tersebut hanya menyisakan 16 persen saja dari kapasitas.

Komisi Air Nasional negara itu mengatakan, bahkan ratusan produsen jagung berada di bawah ancaman kekeringan, di mana pasokan air yang sangat terbatas.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment