Hati-hati, Ada Kuas yang Terbuat dari Bulu Babi

shares

Kuas dari bulu babi.
Babi adalah binatang yang haram untuk dimakan, termasuk bagian-bagian dalam tubuhnya. Hal itu tertulis jelas dalam Alquran. Dan menurut beberapa penelitian juga menjelaskan, jika daging babi mengandung banyak telur cacing.

Namun, kita juga perlu waspada saat akan mengonsumsi makanan. Karena banyak makanan atau minuman yang ternyata mengandung minyak babi di dalamnya, dan biasanya makanan tersebut diimpor dari negara-negara non muslim.

Selain makanan, ternyata kini ada juga kuas yang terbuat dari bulu babi. Mirisnya, tidak ada label yang bisa kita jadikan rujukan jika kuas tersebut terbuat dari bulu babi. Lantas bagaimana kita menyikapinya?

Kuas yang terbuat dari bulu babi ini sudah menyebar di Malaysia, namun tidak menutup kemungkinan tersebar di Indonesia. Bahkan, menteri perdagangan Malaysia telah merampas kuas yang tidak memiliki label bulu babi ini.

Namun, mereka akan mengembalikan kepada pedagang setelah bisa memberikan label dan mengisolasi barang tersebut.

Menteri Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi dan Kepenggunaan, Datuk Seri Hamzah Zainudin mengatakan kepada pedagang akan memberikan waktu satu bulan untuk melakukannya.

"Jika mereka mematuhi kita pulangkan (penyitaan) dan kalau gagal kita ambil sebagai bahan bukti untuk tindakan berikutnya," kata Hamzah dikutip dari My News Hub.

Tercatat ada 37 kasus di Malaysia, yang menunjukkan angka penjualan kuas berbahan dasar bulu babi. Biasanya, produk ini diimpor dari Tiongkok, di mana peternakan babi di sana memang tumbuh subur.

Bagaimana dengan masyarakat Indonesia, apakah sudah ada penelitian atau pengawasan terhadap barang yang satu ini? Jangan sampai rumah yang kita tempati terpapar oleh barang-barang yang haram.


Loading...

Related Posts

1 comments