Mengejutkan, Keju Ternyata Bisa Perangi Kanker Liver

shares

Keju. Foto: dailymail.co.uk
Banyak orang menghindari makan keju secara teratur, karena ketakutan mereka akan kenaikan berat badan. Keju juga biasanya menjadi tambahan atau topping pada beberapa makanan seperti pizza, pasta dan makanan lainnya.

Tapi sekarang Anda jangan takut lagi untuk makan keju, karena makanan dari olahan susu ini banyak sekali manfaatnya. Bahkan peneliti menemukan fakta baru, jika keju ternyata bisa perangi kanker liver yang berbahaya.

Mengonsumsi keju termasuk cheddar, brie dan parmesan, ternyata bisa meningkatkan kesehatan hati Anda. Lantas bagaimana keju bisa membuat kita lebih sehat? Dan berapa banyak konsumsi keju yang dianjurkan?

Keju mengandung senyawa yang dikenal sebagai spermidine, yang menghentikan kerusakan sel hati akibat replikasi.

Hal ini dapat mencegah fibrosis hati--akumulasi jaringan parut yang terjadi pada sebagian besar penyakit organ, dan karsinoma hepatoselular (HCC), yang merupakan bentuk kanker hati yang paling umum.

Penyakit hati adalah penyebab kematian terbesar kelima di Inggris dan Wales, di mana lebih dari 11.000 nyawa di Inggris terkena kanker ini pada tahun 2014. HCC menghasilkan menyebabkan setengah dari perkiraan 5.500 kasus kanker hati baru, setiap tahun di Inggris.

Periset di Texas A & M University menganalisis pengobatan spermidine pada tikus. Saat memberikan keju di seluruh masa hidup mereka, harapan hidup meningkat sebesar 25 persen.

Senyawa ini juga diperkirakan bisa memberi dorongan hidup kepada manusia, di mana usia manusia bisa mencapai angka 100 tahun, di mana harapan hidup saat ini sebesar 81 tahun, The Express melaporkan.

Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui, apakah senyawa tersebut dapat dijadikan suplemen atau tidak. Para periset juga menemukan jika mengkonsumsi secara teratur jamur, kedelai, kacang polong, jagung dan biji-bijian memiliki efek memperpanjang hidup.

Para ilmuwan berharap, temuan mereka akan memungkinkan manusia membuat perubahan kecil dan dapat membantu manusia hidup lebih lama.

Penulis studi Leyuan Liu mengatakan hanya ada tiga hal yang telah ditemukan sampai saat ini, yang membantu memperpanjang harapan hidup manusia. Di antaranya memangkas jumlah kalori yang dikonsumsi, membatasi jumlah metionin (sejenis asam amino yang ditemukan pada daging dan protein lainnya) dalam makanan dan menggunakan obat rapamisin, yang telah terbukti dapat memperpanjang umur manusia.

Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment