Pindah ke Desa Ini, Anda akan Diberi Uang Cuma-cuma Rp30 Juta

shares

Desa Bormida di Italia. Foto: dailymail.co.uk
Pindahan rumah ke tempat yang lebih luas atau sepi, mungkin menjadi salah satu impian banyak orang. Apalagi jika lokasi tersebut memiliki udara segar dengan pemandangan indah, pasti banyak orang perkotaan yang menginginkannya.

Tapi biasanya, saat kita indah tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, seperti mencari rumah untuk ditinggali, menyewa kandaraan untuk mengangkut barang dan banyak lagi permasalah-permasalahan yang ditemui.

Tapi jika Anda ditawari untuk pindah ke sebuah desa yang indah dengan udara sejuk apakah berminat? Apalagi jika Anda langsung diberikan uang sebesar Rp30 juta secara tunai, apakah masih berpikir untuk menolaknya?

Walikota desa di Italia telah menawarkan uang sebesar €2.000 atau Rp30 juta secara, tunai kepada siapa saja yang siap untuk pindah ke sana untuk menghentikannya desa ini menjadi benar-benar sepi.

Mereka yang rela pindah ke Bormida, di daerah pegunungan Liguria di utara-barat Italia akan bergabung dengan 394 orang lain, yang dijanjikan akan memiliki kehidupan sederhana dan tenang.

Desa Bormida di Italia dari atas.
Di mana kota besar terdekat--Genoa--jaraknya lebih dari 50 mil jauhnya, yang membuat desa ini telah menjadi desa hantu.

Walikota Bormida, Daniele Galliano, telah menyebarkan idenya ini di Facebook, dan mengatakan bahwa inisiatif tersebut akan siap diluncurkan dalam dua bulan mendatang.

Diharapkan, tawaran menggiurkan tersebut bisa mendorong lusinan orang untuk rela pindah, yang akan membuat populasi Bormida kembali menjadi padat.

"Bapak Walikota, saya pasti senang tinggal di sana. Saya harap RUU ini berjalan lancar, karena saya akan pindah ke sana dalam sekejap," tulis Vincent Gaspar dalam kolom komentarnya dkutip dari dailymail.co.uk (10/5/17).

Dan untuk membantu mempermanis kesepakatan itu, akan ada restoran bintang Michelin, Locanda dell'Angelo, di kota terdekat Millesimo, yang berjarak hanya sejauh 13 mil jauhnya.

Namun banyak yang bertanya apakah ada koneksi internet berkecepatan tinggi di desa tersebut, di mana banyak orang-orang yang merespons bersikeras agar mereka dapat bekerja jarak jauh, selama di sana memiliki wi-fi bagus.

Deborah Liao menulis: "Selama ada wi-fi yang bagus, saya tidak perlu khawatir dengan pekerjaan lokal dan bisa bekerja dari jarak jauh. Saya juga tidak memerlukan insentif € 2.000, hanya udara pegunungan yang indah dan jauh dari kota."

Bagaimana dengan Anda? Apakah berminat?


Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment