Tragis, Yang Tersisa dari Pria Ini Hanya Celana Dalam dan Sandal

shares

Buaya besar. Foto: dailymail.co.uk
Buaya bukanlah hewan yang mudah dijinakkan, meskipun mereka sudah dipelihara sejak kecil. Hewan yang satu ini juga tidak mudah diprediksi, apalagi jika sedang berada di dalam air untuk menunggu mangsanya.

Hewan pemakan daging yang satu ini, tidak bisa mengunyah mangsanya. Mereka akan merobek dan menelan mangsanya dalam bagian besar. Dan tidak hanya hewan-hewan seperi kijang, kuda, hingga ular yang bisa mereka makan.

Manusia pun bisa menjadi mangsanya, jika berada terlalu dekat dengan buaya-buaya besar. Seperti pria yang satu ini, yang nekat masuk ke dalam air yang berisi buaya-buaya besar. Lantas apa yang membuatnya melakukan aksi konyol ini?

Seorang pendeta di Zimbabwe mencoba untuk menunjukkan, bagaimana Yesus berjalan di atas air dengan menyeberangi sungai dengan berjalan kaki berakhir tragis. Ia dimakan hidup-hidup, ketika diserang oleh tiga buaya besar.

Dikutip dari dailymail.co.uk, Jonathan Mthethwa dari gereja Santo, membawa jemaatnya ke daerah yang dikenal secara lokal sebagai sungai buaya, sebelum mencoba mempraktikkan tulisan dalam biblikalnya.

Menurut para saksi, pendeta ini memasuki perairan dan mengarungi sungai yang memiliki lebar 30 meter. Sayangnya, pendeta tersebut dimakan tiga buaya.

Hanya sandal dan pakaian dalam yang ditemukan di sungai di mana ia memasukinya. Saksi mata bernama Diaken Nkosi mengatakan: "Pendeta mengajari kami tentang iman pada hari Minggu minggu lalu. Dia berjanji akan menunjukkan keyakinannya kepada kami hari ini, tapi sayangnya dia tenggelam dan dimakan oleh 3 ekor buaya besar di depan kami."

Pada saat petugas yang dipanggil di tempat kejadian, pastor tersebut dinyatakan meninggal meskipun jasadnya sudah tidak ada.

Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment