Wanita Suku Ini Rela Dicambuk Bukti Kecintaan pada Pria

shares

Tradisi mencambuk wanita. Foto: dailymail.co.uk
Menunjukkan rasa cinta bisa dengan beragam cara, namun biasanya dilakukan dengan hal-hal yang romantis dan baik serta tidak menyakiti diri sendiri.

Namun di beberapa kebudayaan dan suku yang ada di dunia, menunjukkan rasa cinta kepada seseorang bisa sangat menyakitkan. Salah satunya di suku Hamar di Ethiopia, di mana mereka percaya bahwa bekas luka yang banyak menunjukkan kemampuan wanita untuk mendapatkan cinta.

Di sini para wanita rela untuk disakiti sebagai bagian dari upacara Ritus Passage untuk anak laki-laki, saat anggota keluarga perempuan menyatakan cintanya pada pemuda tersebut di sebuah perayaan inti kebudayaan tersebut.

Bekas luka cambukan.
Setelah upacara anak laki-laki itu menjadi seorang pria, dan diizinkan untuk menikah. Tradisi ini pun akan dilakukan, yang dikenal dengan nama Ukuli Bula.

Dikutip dari dailymail.co.uk, (12/05/2017), soerang fotografer bernama Jeremy Hunter, berhasil mengabadikan ritual yang sangat menyakitkan ini. Alih-alih melarikan diri, wanita memohon pria untuk melakukannya mereka lagi selama upacara, yang diadakan di Lembah Sungai Omo.

Unsur utama dari upacara tersebut adalah mencambuk, kepada anggota keluarga atau saudara yang melakukan Ritus Passage. Terompet dibunyikan dan wanita bernyanyi, memuji kebajikan, menyatakan cinta mereka kepadanya.

Mereka tidak akan melawan sebagai bentuk kesetiaan.
Sebelumnya, mereka melapisi tubuh dengan mentega untuk mengurangi efek yang menyakitkan.

Beberapa laki-laki mencambuk cukup lembut, yang lain lebih agresif. Tapi begitu dicambuk, mereka dengan bangga memamerkan bekas luka, sebagai bukti keberanian dan integritas mereka.

Bekas luka pada dirinya, kembali dikatakan sebagai bukti pengorbanannya untuk pria itu, dan oleh karena itu tidak mungkin pria tersebut menolak kebutuhannya pada masa-masa sulit atau keadaan darurat.

Jadi beruntunglah bagi Anda para wanita modern, tidak perlu menyakiti diri sendiri untuk menyatakan cinta kepada seseorang.

Related Posts

0 comments:

Post a Comment