Tidak Diizinkan Sesar, Wanita Hamil Terjun dari Lantai 20

shares

Wanita hamil.
Melahirkan bukanlah proses yang mudah dilakukan, apalagi bagi wanita yang baru hamil untuk pertama kalinya. Proses melahirkan bisa sangat menyakitan, bahkan bisa disebuat sebagai pertaruhan nyawa.

Maka tidak heran, jika banyak sekali wanita modern yang memutuskan untuk melakukan operasi sesar saat proses kelahiran anaknya. Meskipun tidak sakit, operasi sesar sama-sama berisiko yang bisa menyebabkan kematian.

Apalagi setelahnya, bekas operasi sesar bisa lebih menyakitkan. Operasi sesar juga harus melalui persetujuan suami, serta adanya diagnosa dari dokter untuk keadaan tertentu. Tapi berbeda dengan wanita ini, yang memaksa kepada keluarganya untuk operasi sesar.

Sebuah rekaman video menunjukkan, saat seorang wanita hamil di China berlutut di depan keluarganya, memohon kepada mereka untuk menyetujui operasi sesar.

Laporan sebelumnya mengklaim bahwa, keluarga tersebut menolaknya yang membuat wanita hamil bermarga Ma melakukan bunuh diri, dengan melompat dari lantai 20 sebuah rumah sakit hingga menemui kematiannya pada tanggal 4 September lalu.

Namun suaminya kini telah menanggapi, dan ia mengklaim bahwa rumah sakit yang menolak memberikan melakukan operasi sesar kepadanya.

Dikutip dari Daily Mail, bahwa Ma dirawat di Rumah Sakit Yulin Nomor 1 pada tanggal 30 Agustus. Dokter memberitahukan kepada Ma bahwa lingkar kepala janinnya besar, berarti bahwa kelahiran alami akan berisiko.

Diklaim bahwa, dia diberi tahu bahwa dia harus menjalani operasi sesar. Di bawah hukum China, anggota keluarga harus memberi izin sebelum petugas medis melakukan operasi.

Rumah sakit tersebut merilis sebuah pernyataan, tentang kasus tersebut di situs media sosial Weibo. Mereka menyebut bahwa keluarganya telah menolak operasi sesar untuk Ma.

Diduga, rRasa sakit ibu hamil ini sampai pada titik tak tertahankan, sehingga membuatnya menjadi emosional dan melompat.

Rumah sakit tersebut juga menunjukkan sebuah kontrak yang ditandatangani oleh Ma dan suaminya, yang menyatakan akan meneruskan persalinan alami meski mengetahui risikonya.

Kejadian ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.

Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment