Tendang Selangkangan, Ayah Selamatkan Anaknya dari Penculikan

shares

Ayah tendang selangkangan penculik anak.
Penculikan anak bisa jadi mimpi buruk setiap orang tua. Maka tugas orang tua bukan hanya memberikannya nafkah, tetapi juga menjaganya tetap aman di mana pun berada. Apalagi saat ini, penculikan tidak mengenal tempat dan waktu.

Mereka bisa beraksi di keramaian sekalipun, bahkan saat anak-anak berada di genggaman orang tua. Jika Anda masih tidak peduli terhadap anak-anak Anda, maka harus menonton video di bawah ini.

Video ini adalah saat yang mengejutkan, di mana seorang ayah beradu kuat dengan seorang penculik yang mencoba merebut putrinya dari tangannya di depan umum. Hingga akhirnya, sang ayah melayangkan sebuah tendangan yang cukup telak.

Kejadian mengerikan ini terekam oleh kamera pengawas, yang menunjukkan seorang pria dengan jaket hoodie mengikuti ayah dan anak di sebuah jalan di China, sebelum mencoba meraih tangan gadis cilik itu.

Pria tersebut, yang dikatakan menderita penyakit jiwa, langsung ditendang di selangkangan oleh sang ayah. Di mana penculikan tersebut dilakukan di jalan Fujin, Provinsi Heilongjiang, pada 12 Oktober lalu.

Seorang penjual yang berada di lokasi tersebut mengatakan kepada Pear Video, bahwa dia telah mengingatkan ayahnya untuk waspada terhadap seorang pria di belakangnya dan menjaga anak-anaknya dengan hati-hati.

Dan kemudian sang ayah memegangi lengan putrinya dengan erat, saat dia menendang pria tersebut. Pria itu menyerah dan lari dari tempat kejadian dengan cepat.

Menurut si penjual, pria itu pernah muncul di lingkungan beberapa hari sebelumnya.

"Dia melakukan ini tiga, empat hari yang lalu, mencoba untuk merebut seorang gadis kecil dari seorang ibu di jalan. Dia nampaknya memiliki penyakit jiwa," katanya.

Polisi Fujin, yang berbicara dalam wawancara telepon dengan Pear, mengklaim bahwa mereka belum pernah menerima kasus seperti itu sebelumnya.

"Jika ada anggota masyarakat yang memiliki situasi yang sama, jangan ragu untuk segera menghubungi polisi," dia mengingatkan.

Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment