Dua Jam Ayah Bingung Cara Bebaskan Anaknya yang Terjebak, Ternyata...

shares

kepala anak terjebak di antara tiang besi
Kepala anak terjebak di antara tiang besi.
Anak-anak saat bermain memang tidak pernah memedulikan risikonya, meskipun bisa sangat berbahaya. Dan mereka bisa terjebak dalam situasi yang tidak menguntungkan, yang tidak dapat mereka lepaskan sendiri.

Salah satunya anak ini, di mana ia terjebak di antara dua tiang yang sangat kuat. Ayah anak ini pun mendapatinya terbelenggu, dan mencoba untuk membebaskan anaknya tersebut. Tapi ternyata, ia tidak bisa melakukannya.

Ayah anak laki-laki bernama Arthur Gardine ini pun, kemudiaan memakai beragam cara untuk membebaskannya, hingga memerlukan waktu selama dua jam. Bahkan paman hingga neneknya pun mencoba melakukan beragam cara untuk membebaskannya.

Gardine dan beberapa anggota keluarga lainnya dari Serra, Espirito Santo, di Brasil bagian tenggara, menghabiskan berjam-jam mencoba memikirkan dan membebaskan anaknya.

Insiden ini pun difilmkan oleh nenek anak itu, Celia, yang melihatnya tidak berdaya saat Rodrigo, pamannya dan kemudian kakek anak itu berusaha menemukan cara untuk membebaskan anak yang terjebak, menggunakan banyak teknik untuk memaksa tiang terpisah.

Pada tahap pertama, Gardine bahkan berpikir untuk memanggil petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan. Tapi setelah dua jam mendorong, menarik dan mengangkat tiang dan anak tanpa hasil, akhirnya solusinya ditemukan oleh Gardine yang terlihat malu.

Alih-alih memaksa kepala anaknya melewati jeruji, pendekatan yang paling logis adalah menyuruh balita itu kembali seperti saat dia memasukinya.

"Butuh waktu lebih dari dua jam untuk mengetahui bahwa semua usaha kami hanya membuang waktu saja. Itu hanya masalah fisika dan solusi sederhana. Arthur sama sekali tidak masuk ke tiang sama sekali melalui jeruji besi. Kami telah mengatasi masalah ini dengan cara yang salah," ucap Gardine dikutip dari Daily Mail.

Video yang direkam pada bulan April tahun ini, baru-baru ini kembali diekspos dan telah dibagikan lebih dari 200.000 kali di media sosial.

Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment