iPhone Selamatkan Wanita Ini Saat Penembakan di Las Vegas

shares

iPhone tertembak peluru.
Teror yang terjadi di Las Vegas saat konser musik, membuat heboh dunia. Bahkan, klaim saat ini ada keterlibatan ISIS dalam teror tersebut. Dan sekitar 59 orang menjadi korban dalam penembakan tersebut.

Tapi, selalu ada cerita lain yang terjadi dalam sebuah kasus teror. Salah satunya dialami oleh wanita yang satu ini, di mana ia berhasil selamat dari peluru tajam yang bisa saja membunuhnya saat itu.

Adalah IPhone miliknya, yang berhasil menyelamatkan nyawa ia saat penembakan Las Vegas yang mengerikan pada hari Minggu malam. Lantas di mana ia menyimpan iPhone tersebut, berada saat penembakan berlangsung?

Wanita, yang enggan diketahui namanya secara publik, menunjukkan kepada sopir taksinya jika telepon yang ia bawa rusak setelah serangan mengerikan yang menewaskan 59 orang dan 527 lainnya cedera, dalam konser musik country Jason Aldean pada hari Minggu malam, lapor KLAS.

Sebuah foto menunjukkan, jika perangkat mahal dan populer ini di bagian belakangnya benar-benar hancur, setelah tertembak oleh satu peluru.

Tidak jelas bagaimana atau di mana wanita itu memegang telepon, saat melarikan diri dari lokasi penembakan terburuk dalam sejarah Amerika Serikat.

Namun peneror bernama Stephen Paddock, meninggal karena dugaan luka tembak yang ditimbulkan dirinya sendiri.

Polisi mengatakan, Paddock mulai menembaki kerumunan yang berjumlah 22.000 orang di konser dari lantai 32 Mandalay Bay Hotel & Casino. Motifnya serangan menghebohkan ini, sedang diselidiki oleh polisi dan pemerintah federal.

Polisi membutuhkan 72 menit untuk masuk ke kamar hotel Paddock di lantai 32 Mandalay Bay Hotel and Casino, yang berada di seberang jalan dari konser musik berlangsung.

Paddock tidak menyerah saat polisi berusaha masuk ke dalam kamarnya, ia terus menembaki pintu depan petugas. Tapi pada saat tim SWAT akhirnya berhasil masuk ke dalam ruangan, Paddock telah bunuh diri.

Dia sendiri tinggal di 27 rumah yang tersebar di Nevada, Florida dan Texas saat dewasa, tapi selain itu dia rupanya menjalani kehidupan yang tenang dan tidak biasa.

Akuntan pensiunan tersebut telah bekerja sebagai auditor internal di Lockheed Martin selama tiga tahun di akhir tahun 1980an, dan merupakan seorang manajer dan investor di kompleks apartemen yang berlokasi di Mesquite, Texas dan California, yang membuatnya menjadi seorang milyarder.

Polisi setempat mengatakan bahwa mereka tidak pernah berhubungan dengan pria tersebut, bahkan pelanggaran lalu lintas sekalipun.

Foto: dailymail.co.uk
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment