Menonton Film Dewasa Baik dalam Menjalin Sebuah Hubungan?

shares

Menonton film dewasa.
Menjalin sebuah hubungan atau berumah tangga adalah salah satu kebutuhan manusia. Kita tidak bisa hidup sendiri, dan membutuhkan orang lain untuk menjaga atau menemani. Dan semua itu harus dilakukan dengan komitmen tinggi terhadap pasangan.

Kadang banyak mereka yang sudah berumah tangga tidak begitu dekat dengan pasangannya, dan hal ini bisa disebabkan banyak hal. Tapi jika membicarakan sebuah film porno, pasti ada pasangan yang enggan membicarakannya.

Lantas bagaimana menurut pakar psikologi? Dr Ari Tuckman membeberkan apa saja manfaat lain dari menonton film dewasa, bersama pasangan. Dan apakah hal tersebut bisa membuat sebuah hubungan berjalan sehat? Berikut ulasannya.

Dikutip dari Daily Mail, Dr Ari Tuckman mengatakan bahwa percakapan terbuka tentang mengapa Anda atau pasangan menonton film dewasa, bisa membantu sebuah hubungan lebih baik. Bahkan itu lebih baik, daripada mempermalukan atau saling menyalahkan satu sama lain.

Apalagi hal-hal yang berbau pornografi, kini lebih mudah tersedia daripada sebelumnya. Kita bisa mengaksesnya di komputer, TV, bahkan perangkat mobile lainnya. Di manatelah memicu kontroversi, apakah hal itu menimbulkan kecanduan dan racun bagi hubungan.

Sebagai gantinya, dia menyarankan agar konflik seputar penggunaan hal-hal dewasa ini ditanggapi positif. Dan setiap pasangan harus memulai percakapan, jika hal ini justru membantu memperbaiki kehidupan percintaan.

Di mana saat ini, hampir 30.000 orang menonton film porno setiap detik, menurut data yang dikumpulkan oleh Online MBA dan diterbitkan ulang oleh Gizmodo tahun lalu. Semakin banyak statistik yang muncul, menunjukkan bahwa wanita juga menonton film porno.

Tapi bagi Dr Tuckman, seorang psikolog di West Chester, Pennsylvania dan kolumnis untuk Psychology Today, mengatakan bahwa hal itu tidak harus seperti itu.

Dia menyarankan agar pasangan mengatur percakapan 'produktif' tentang pornografi. Membahas film dewasa, sama seperti membicarakan masalah hubungan lainnya. Dan memahami bagaimana perasaan pasangan, sehingga Anda tahu penyebab masalahnya.

Menurutnya, percakapan ini mungkin tidak mudah. Banyak pasangan menolak membicarakan perasaan ini pada pasangannya, atau pada masturbasi juga fantasi mereka.

Berbicara tentang porno sebenarnya bisa membantu pasangan untuk lebih jujur, dan saling menerima, dan sampai ke beberapa masalah dasar lainnya, sarannya.

"Dalam hubungan intim, kita tidak akan selalu setuju dengan atau bahkan menyukai semua yang kita lihat di pasangan kita. Tapi keintiman tidak berarti "hanya mengatakan bagian yang saya senangi," kata Dr Tuckman.

"Saya pikir ini bisa membantu orang untuk saling memahami dengan lebih baik. Izinkan saya menunjukkan kepada Anda apa yang membuat saya berubah. Ini membantu untuk mengetahui apa yang mengubahnya," tambahnya.

Selain membicarakannya, pasangan juga harus menonton film dewasa bersama-sama. Dan membicarakan bagaimana cara mereka ingin menontonnya. "Apakah kita ingin telanjang? Atau ingin berpakaian di meja makan? Mungkin begitulah cara memulainya," sarannya.

Dr Tuckman menduga bahwa pornografi kerap menjadi kambing hitam, untuk banyak masalah lainnya. Mulai dari perceraian hingga putusnya sebuah hubungan.

"Porno adalah isi dari ketidaksepakatan, tapi ini benar-benar tentang proses yang digunakan orang untuk mengatasinya," kata Dr Tuckman.

Jika salah satu pasangan, misalnya, tertangkap sedang menonton film porno, kemudian ia berjanji untuk tidak pernah melakukannya lagi, dan kemudian, itu bukan masalah porno, itu adalah masalah negosiasi, menurutnya. "Itu masalah yang sama seperti jika kita setuju untuk menghemat uang, dan saya makan siang sama seperti sebelumnya," ucapnya.

Foto: dailymail.co.uk.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment