Ditemukan Planet Mirip dengan Bumi, Apa Ada Penghuninya?

shares

Planet mirip dengan Bumi.
Pencarian akan planet yang bisa dihuni manusia terus dilakukan. Bahkan planet terdekat pun, Mars kini sedang dipersiapkan untuk dijelajahi manusia. Banyak pendapat, jika planet merah tersebut layak untuk dihuni.

Meskipun sampai saat ini belum ada tanda-tanda kehidupan, yang diperlihatkan oleh robot penjelajah yang sudah dahulu menelusuri planet Mars. Kini, ada temuan planet lagi yang komposisinya mirip dengan Bumi.

Bukan hanya itu saja, ukuran yang pun sama dengan Bumi. Demikian juga dengan suhu permukaan yang sama, dan mungkin bisa menjadi tempat tinggal manusia di masa depan. Lantas adakah kehidupan di planet ersebut dan berapa jaraknya dari Bumi?

Dunia yang baru ditemukan ini bernama Ross 128b. Planet ini ditemukan mengorbit bintang kerdil merah, yang berjarak 11 tahun cahaya dari Bumi. Dengan teknologi terkini, dibutuhkan sekitar 141.000 tahun untuk mencapai planet ini.

Meskipun saat ini, planet yang mirip dengan Bumi bergerak ke arah kita. Dan diperkirakan akan menjadi tetangga bintang terdekat kita, yang berjarak 'hanya' 79.000 tahun cahaya.

Para astronom yang bekerja dengan Observer High Accuracy Radial Velocity Planet Searcher (HARPS) dari European Southern Observatory di Observatorium La Silla di Cile menemukan, bahwa bintang kerdil merah Ross 128 diorbit oleh 'exoplanet' massa rendah setiap 9,9 hari.

Bintang itu dinamai - menurut astronom California - Frank Elmore Ross yang menemukannya. Dunia seukuran Bumi itu diperkirakan beriklim sedang, dengan suhu permukaan yang mungkin juga mirip dengan Bumi.

Ross 128 adalah bintang terdekat yang 'paling tenang', untuk menjadi tuan rumah seperti exoplanet beriklim sedang.

Rekan peneliti studi Dr Nicola Astudillo-Defru, dari Universitas Jenewa di Swiss, mengatakan: "Penemuan ini didasarkan pada lebih dari satu dekade pemantauan intensif HARPS, bersama dengan teknik reduksi dan analisis data mutakhir."

"Hanya HARPS yang telah menunjukkan ketepatan dan tetap menjadi pemburu planet terbaik dari jenisnya, 15 tahun setelah mulai beroperasi," tambahnya.

Bintang merah ini adalah salah satu bintang paling keren, paling samar dan paling umum di alam semesta.

Meskipun banyak bintang kerdil merah, termasuk Proxima Centauri, yang memiliki beberapa planet yang mengorbit namun tidak ramah untuk kehidupan. Biasanya karena radiasi ultraviolet dan sinar X yang mematikan yang diterima planet-planetnya.

Para astronom sekarang mendeteksi exoplanet yang lebih beriklim sedang, dan tahap selanjutnya adalah mempelajari atmosfir, komposisi dan kimia mereka secara lebih rinci.

Secara tidak langsung, pendeteksian biomarker seperti oksigen di atmosfer exoplanet yang sangat dekat akan menjadi langkah besar berikutnya, dimana ESO's Very Large Telescope (ELT) berada pada posisi prima.

Namun adakah kehidupan di planet-planet tersebut? Tentunya membutuhkan penelitian lebih lanjut. Apalagi jika planet yang diteliti memiliki kandungan yang memungkinkan adanya kehidupan.

Foto: dailymail.co.uk.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment