Cosplayer Seksi Dirayu Fotografer Pakai Uang Rp26 Juta, Reaksinya?

shares

Cosplayer seksi Kino Mikii

Saat ini banyak sekali orang-orang yang ingin mirip dengan tokoh dalam film animasi, terutama dari Jepang. Dan untuk mewujudkannya, mereka bisa menggunakan make up dan juga pakaian, yang mirip dengan tokoh-tokoh animasi tersebut.


Dan mereka biasanya diseb sebagai seorang cosplayer. Bahkan tidak sedikit wanita yang berani berpakaian seksi, layaknya tokoh animasi wanita. Di mana karakter ini sering diperlihatkan dalam film animasi Jepang.

Maka tidak heran, jika para cosplayer ini sering menjadi sasaran empuk fotografer. Cosplayer bernama Kino Mikii ini salah satunya, yang kerap berpakaian seksi, mendapat ajakan dari seorang fotografer dengan bayaran tinggi. Namun reaksinya cukup mengejutkan.

Dikutip dari stomp.straitstimes.com, seorang pria yang mengaku sebagai fotografer yang berbasis di Singapura, mencoba untuk menawarkan sesi foto kepada cosplayer asal Malaysia, Kino Mikii untuk menjadi model "produknya" dalam sebuah pemotretan.

Pada awalnya, Mikii mendengarnya dan meminta rincian lebih lanjut mengenai pemotretan, tapi keadaan segera berubah aneh.

Dia kemudian tersebut mengeposkan tangkapan layar percakapan, di laman Facebooknya, yang memperingatkan gadis lain untuk waspada terhadap pria tersebut.

Pria itu mengatakan kepada Mikii bahwa dia menginginkan "tema cosplay" pada foto-foto itu. Dan mengatakan bahwa itu akan dilakukan di dalam rumah.

Dia kemudian bertanya, apakah dia bebas pada 24 November dan apakah dia juga ingin menamai "produknya".

Ketika dia menanyakan produk apa yang dia maksud, dia mengirimkan foto bikini dan mainan dewasa, dan mengatakan bahwa dia juga menginginkannya.

Dia mengatakan bahwa jika dia setuju, dia akan membayarnya sebesar Rp26 juta. Dan jika Mikii merasa uangnya terlalu sedikit, dia bisa memberinya lebih banyak.

Anda bisa membaca percakapannya di galeri foto di bawah ini.
Percakapan cosplayer dengan fotografer.


Percakapan cosplayer dengan fotografer di whatsapp.
Foto: stomp.straitstimes.com
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment