Hewan Mana yang Menyebabkan Kematian Terburuk?

shares

Hewan liar berbahaya.

Safari adalah liburan yang banyak orang inginkan. Di mana kita bisa berada di alam liar dan melihat binatang hidup di habitatnya. Namun, kita harus selalu memiliki pemandu agar bisa terhindari dari hewan-hewan yang ganas.


Tidak jarang mereka yang ceroboh mencoba mendekati binatang, yang kadang terlihat tidak berbahaya, seperti gajah dan kuda nil. Dan siapa sangka, jika hewan-hewan tersebut ternyata bisa sangat berbahaya dan mematikan.

Seorang ahli bernama Gordon Grice, juga penulis buku The Book of Deadly Animals, memberikan nasihatnya. Di mana ia telah menghabiskan 15 tahun meneliti satwa liar. Dan ia tahu mana hewan yang menyebabkan kematian terburuk.

Dikutip dari DailyMail, berikut daftar hewan yang memiliki reputasi penyebab kematian terburuk yang harus Anda waspadai:

1. Singa

Mereka sering disebut sebagai raja kucing, dan terkenal dengan keahliannya berburu. Meskipun mereka jarang memangsa manusia, namun telah ada catatan mereka telah menyerang dan membunuh orang-orang.

Taktik serangan mereka adalah menerkam di pundak mangsanya, dengan cakar sehingga tidak ada keseimbangan. Lalu ia akan mengigit tenggorokan hingga mati lemas.

Grice menjelaskan, bahwa cara singa menyebabkan kematian adalah dengan menggunakan gigi. Yang memang dirancang untuk merobek daging. "Mereka akan menyerang manusia dengan cara yang sama seperti mereka menyerang mangsanya di alam liar," ucap Grice.

2. Macan tutul

Mereka jauh lebih kecil daripada singa, tapi bisa sama bahayanya dengan sepupu mereka, singa. Macan tutul sangat lincah, bahkan bertanggung jawab atas kematian banyak orang di India dan Afrika.

Meskipun ukuran kecil, mereka menyebabkan kematian lebih cepat daripada singa. Macan tutul akan bekerja lebih cepat, dan memiliki gigitan yang lebih tajam.

"Macan tutul membunuh dengan cara yang sama dengan singa dengan menggigit leher tapi jauh lebih efisien, kematian dengan cara ini akan sangat cepat," ujar Grice.

3. Kuda nil

Kuda nil nampaknya menjadi binatang malas, yang selalu mengintai dari dalam air. Dan akan terlalu malu untuk menyerang. Tapi pada kesempatan langka, mereka bisa menjadi agresif. Dan mereka bisa berlari hingga kecepatan 28 kmp.

Dan menurut Grice, serangan kuda nil hampir selalu berakibat fatal karena giginya yang besar. Luka tusukan sangat menyakitkan.

"Secara keseluruhan mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di air. Tapi jika wilayah mereka diganggu, bisa menyerang dengan sangat ganas," ucapnya.

4. Buaya

Buaya memiliki reputasi sebagai salah satu hewan paling mematikan di benua Afrika. Saat ini ada 1.000 orang menjadi korban setiap tahunnya. Hanya sedikit orang yang bisa bertahan hidup, dari serangan buaya.

Buaya tidak bisa mengunyah, jadi mereka memutar mangsanya dan mengguncangnya, merobek-robek anggota badannya.

"Mereka akan menggigit tungkai, memelintirnya dan kemudian menarik orang ke air, dan akhirnya tenggelam. Orang bisa bertahan jika mereka bisa lolos, tapi seringkali tangan atau kaki akan hilang," kata Grice.

5. Hyena

Mereka mungkin terlihat seperti anjing, tapi hyena berwajah kuat dan memiliki otot leher dan rahang yang sangat besar. Sehingga tidak ada orang yang ingin terlalu dekat hewan buas yang satu ini.

Diburu oleh hyena akan menjadi salah satu cara meninggal paling mengerikan. "Mereka akan menggigit bagian wajah Anda atau bagian tubuh sensitif lainnya, dan mulai memakan Anda. Ini akan menjadi salah satu kematian terburuk, karena akan sangat lama," tegas Grice.

6. Gajah

Melihat kawanan gajah yang berjalan melintasi dataran Afrika, bisa menjadi pemandangan yang menakjubkan. Gajah memiliki lebih banyak cara untuk membunuh manusia, daripada makhluk lainnya.

"Pertama-tama mereka memiliki gading yang bisa mereka gunakan untuk menusuk. Mereka juga bisa menginjak-injak Anda sampai mati, dan itu sangat mengerikan," tukas Grice.

Tapi tidak selalu jelas mengapa gajah menyerang manusia, dan korbannya dapat dianggap sama sekali tidak sadar saat mereka diam-diam berkomunikasi melalui getaran di tanah.

7. Badak

Badak adalah hewan penyendiri. Dan lebih cenderung melarikan diri saat berhadapan dengan hewan lain atau manusia. Tapi jika mereka merasa terancam, terutama jika orang mendekati bayi, mereka bisa menyerang.

Sulit untuk melarikan diri dari badak, karena mereka dapat berlari hingga kecepatan 45 kilometer perjam. Tanduk mereka bisa tumbuh hingga satu meter, yang menjadi senjata utamanya.

Mereka sering mengeluarkan erangan menjerit sebelum menyerang, yang bisa diprovokasi oleh aroma manusia saja. "Badak cenderung tidak tertarik untuk menyakiti manusia, tapi jika mereka merasa terancam bisa bertindak seperti gajah," ucapnya.

8. Serigala

Serigala tampak seperti anjing, yang mungkin menjadi teman terbaik manuia. Tapi serigala adalah satu jenis anjing yang seharusnya tidak atau jangan di dekati.

Mereka akan mengelilingi mangsanya, yang kemudian membuat gigitan kecil, sampai korbannya jatuh ke tanah, dan tidak dapat bergerak.

"Biasanya mereka menyerang dalam kelompok, di mana masing-masing serigala mengambil satu bagian tubuh korbannya, sebelum memakannya," ucapnya.

9. Kerbau liar

Kerbau liar adalah bagian dari hewan 'lima besar' safari, dan bagi mereka yang terbiasa bekerja dengan satwa liar Afrika. Bahkan mereka dianggap paling berbahaya. Mereka bisa berlari dengan kecepatan lebih dari 45 kilometer perjam.

Kerbau liar sering menunggu mangsa dan menjadi sangat agresif jika mereka terluka. Mereka memiliki cadangan adrenalin yang sangat besar, yang membuat mereka mampu melancarkan serangan bahkan saat terluka parah.

Dan jika mereka ingin menimbulkan kematian, mereka menggunakan tanduknya. Dan memiliki bobot yang besar, menjadi keuntungan bagi mereka.

"Biasanya mereka bisa membunuh di serangan pertama dengan tanduknya dan juga bisa menginjak manusia dengan bobotnya," tambahnya.

Gambar: dailymail.co.uk.
Loading...

Related Posts

0 comments:

Post a Comment