Gundukan Daun Kering Ini Ternyata Berbahaya, Apa Sebabnya?

Gundukan daun kering yang berbahaya
Gundukan daun kering yang berbahaya.
Sepintas tidak ada yang aneh dengan gundukan daun-daun kering yang sudah berwarna cokelat itu. Dan mungkin di sekitar kita juga sering melihatnya, terutama di tempat yang banyak sekali pohon-pohon besar.

Tapi jika Anda sering melintas atau dekat dengan gundukan daun kering, maka harus berhati-hati. Karena kita tidak tahu ada apa di balik gundukan daun kering tersebut, bahkan bisa dijadikan sarang hewan mematikan.

Inilah video yang dibagikan oleh Lockie Gilding, agar kita selalu waspada jika melihat gundukan daun kering. Lantas apa yang membuatnya begitu berbahaya? Karena di sana ada makhluk hidup yang mematikan.

Tumpukan besar daun di Sunshine Coast, ternyata menjadi tempat persembunyian makhluk yang cerdik, yaitu ular. Penangkap ular Lockie Gilding, yang memosting video tersebut di Facebook, benar-benar mengejutkan 54.000 pengikutnya.

"Sepertinya yang terakhir, itu sedikit mudah untuk kalian, jadi mudah-mudahan yang satu ini sedikit lebih menantang!" dia menulis dalam statusnya dikutip dari Daily Mail.

Hampir semua komentar foto tersebut tidak berhasil mencari lokasi di mana pemangsa yang mengintai.

Puluhan pengamat bermata tajam mencoba mengitari reptil di foto, tapi hanya satu orang yang menunjuk ke lokasi yang tepat.

Mereka juga menduga jenis ular apa itu, dengan banyak yang menyarankan bahwa itu adalah piton karpet atau ular coklat timur.

Tetapi di sana rupanya ada ular betina, yang sedang bersembunyi sekaligus mengerami telurnya.

"Beruntung telurnya dalam kondisi sempurna, dan akan dirawat oleh kami sampai mereka siap menetas," tambahnya.

Baca Juga: Misteri Mumi Anjing Di Dalam Batang Pohon

Penangkap ular itu kemudian mengupload video, yang menunjukkan bahwa dia menggali ular itu dari gundukan daun. Dan mengeluarkan telurnya sebelum meraih dan mengantongi ular yang tenang itu.

Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gundukan Daun Kering Ini Ternyata Berbahaya, Apa Sebabnya?"

Post a Comment