Misteri Kapal Penuh Kutukan yang Penuh dengan Harta Karun

Kapal Mars di Laut Baltik.
Laut masih menyimpan misteri yang belum terkuak. Bukan hanya dari makhluk-makhluknya saja, yang terutama yang hidup di bagian paling dalam, tetapi banyak benda yang pernah tenggelam di dalamnya.

Salah satunya adalah kapal-kapal dari zaman dahulu, baik kapal dagang maupun kapal perang. Tetapi, kini banyak pemburu harta karun terutama yang berada di laut, yang berlomba-lomba ingin menemukannya.

Seperti sebuah kapal laut yang diberi nama Mars ini, yang telah lama hilang. Kapal yang dibuat sekitar abad ke 15 ini, diperuntukkan kepada dewa Romawi, yang digunakan dalam perang bola api. Bukan hanya itu saja, kapal ini juga penuh dengan koin emas dan perak.

Butuh waktu yang lama untuk menemukan kapal yang terdampar di Laut Baltik ini. Dan sejarawan bernama Johan Ronnby, yang berasal dari Universitas Soderton memperkirakan, jika kapal ini merupakan rantai yang hilang dalam sejarah.

"Ini adalah rantai yang hilang," kata Ronnby. Ia juga tidak ingin menghancurkan artefak yang terdapat di dasar laut itu. Oleh sebab itu, ia dan tim melakukan scan 3 Dimensi, agar kapal tersebut bisa direkonstruksi seperti sedia kala.

Penemuan kapal ini adalah puncaknya, selama kurang lebih 20 tahun pencarian, baik oleh pemburu harta karun atau sejarawan yang peduli tentang masa lalu.

Mars sendiri merupakan mesin perang, yang diperkirakan tenggelam pada tanggal 31 Mei 1564. Dan kapal ini dipersenjatai dengan baik. Namun karena saat itu banyak tentara sekutu, akhirnya kapal ini berhasil di tenggelamkan bersama kru dan kargonya.

Legenda juga mengatakan, jika ingin menenggelamkan kapal ini, pasukan sekutu harus membawa lonceng dari gereja, untuk menaklukkan kapal perang tersebut.

Baca Juga: 
Ditemukan Kapal Karam Penuh Koin Perak Rp663 Miliar

Ronnby sendiri belum mau untuk mengambil harta yang terdapat di dalam kapal ini, karena itu akan membuatnay tidak stabil.


via National Geographic
Loading...

0 Response to "Misteri Kapal Penuh Kutukan yang Penuh dengan Harta Karun"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel